Afifah, Nisrina Nur and Hidayati, Wahyu and Ristiyowati, Eni (2026) Studi Kasus: Penerapan Akupresur untuk Menurunkan Tingkat Fatigue pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis. [Experiment] (Unpublished)
|
Text
22020125210070_Nisrina Nur Afifah_Halaman Depan.pdf Download (544kB) |
|
|
Text
22020125210070_Nisrina Nur Afifah_KIAN Lengkap.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
22020125210070_Nisrina Nur Afifah_Daftar Pustaka.pdf Download (337kB) |
Abstract
Penyakit Ginjal Kronis (PGK) merupakan kondisi ireversibel yang memerlukan terapi pengganti ginjal berupa hemodialisis yang dilaksanakan secara rutin. Keletihan (fatigue) merupakan salah satu keluhan yang paling sering dan paling memberatkan yang dialami pasien hemodialisis, berdampak pada kemampuan beraktivitas, kualitas tidur, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Permasalahan yang ditemukan di unit hemodialisis RSUD dr. Adhyatma, MPH Semarang adalah belum terintegrasinya penatalaksanaan nonfarmakologis keletihan ke dalam asuhan keperawatan secara optimal. Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh akupresur untuk menurunkan tingkat fatigue pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. Adhiyatma, MPH. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus berbasis pendekatan clinical reasoning terhadap tiga pasien PGK yang menjalani hemodialisis rutin dan dipilih melalui purposive sampling. Intervensi berupa penekanan pada titik akupresur K1, ST36, dan SP6 menggunakan minyak zaitun dilakukan sebanyak delapan sesi selama empat minggu. Tingkat keletihan diukur menggunakan instrumen Functional Assessment of Chronic Illness Therapy Fatigue Scale (FACIT-F). Hasil implementasi menunjukkan peningkatan skor FACIT-F pada ketiga pasien, yaitu Ny. R dari 16 menjadi 26, Ny. W dari 15 menjadi 24, dan Tn. R dari 16 menjadi 27. Intervensi ini terbukti efektif melalui mekanisme stimulasi pelepasan endorfin dan serotonin, penurunan aktivitas saraf simpatis, serta peningkatan sirkulasi darah dan aliran oksigen ke jaringan tubuh. Terapi akupresur dapat direkomendasikan sebagai penerapan evidence based nursing practice yang aman, mudah diaplikasikan, dan nonfarmakologis dalam menurunkan tingkat keletihan pada pasien hemodialisis.
| Item Type: | Experiment |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyakit ginjal kronis, hemodialysis, fatigue, akupresur, keperawatan dialisis |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Keperawatan Undip |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 08:11 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 08:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52424 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
