Anjani, Devina (2026) PENERAPAN TEORI COLLECTION DEVELOPMENT DALAM PRAKTIK PENGEMBANGAN KOLEKSI BUDAYA ETNIS NUSANTARA DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SP1877 DEVITA ANJANI - REVISI SIDANG - 13040122140133 (1) Cov.pdf Download (831kB) |
|
|
Text
SP1877 DEVITA ANJANI - REVISI SIDANG - 13040122140133 Abs.pdf Download (310kB) |
|
|
Text
SP1877 DEVITA ANJANI - REVISI SIDANG - 13040122140133 (1) Bab I.pdf Download (386kB) |
|
|
Text
SP1877 DEVITA ANJANI - REVISI SIDANG - 13040122140133 (1) Bab II.pdf Download (645kB) |
|
|
Text
SP1877 DEVITA ANJANI - REVISI SIDANG - 13040122140133 (1) OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji penerapan teori collection development dalam praktik
pengembangan koleksi budaya etnis nusantara di Dinas Kearsipan dan
Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Koleksi ini merupakan koleksi khusus yang
memiliki fungsi strategis sebagai sumber informasi sekaligus sarana pelestarian
budaya daerah. Namun demikian, pengelolaannya menghadapi tantangan karena
karakteristik koleksi yang relatif langka dan bernilai budaya tinggi, sehingga tidak
seluruh tahapan dalam teori collection development dapat diterapkan secara
optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian antara teori
collection development dengan praktik pengembangan koleksi yang dilakukan.
Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta studi dokumen
yang berkaitan dengan pengembangan koleksi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa praktik pengembangan koleksi budaya etnis nusantara telah menerapkan
beberapa tahapan utama dalam teori collection development, yaitu analisis
kebutuhan pengguna, seleksi, dan pengadaan koleksi. Analisis kebutuhan dilakukan
melalui survei online dan offline, seleksi koleksi mempertimbangkan relevansi
budaya dan prioritas wilayah, sedangkan pengadaan dilakukan melalui pembelian,
hibah masyarakat, serta kerja sama dengan instansi terkait. Namun, pelaksanaan
pada tahap evaluasi dan penyiangan belum berjalan secara optimal. Evaluasi
koleksi masih bersifat administratif, sementara kegiatan penyiangan dilakukan
secara terbatas karena karakteristik koleksi yang relatif langka dan memiliki nilai
pelestarian budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teori collection
development dalam praktik pengembangan koleksi budaya etnis nusantara telah
berjalan, tetapi masih memerlukan penguatan pada aspek evaluasi dan pengelolaan
keberlanjutan koleksi.
Kata kunci: pengembangan koleksi; koleksi Budaya Etnis Nusantara; koleksi
khusus
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: pengembangan koleksi; koleksi Budaya Etnis Nusantara; koleksi khusus |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Library Science |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 06:11 |
| Last Modified: | 11 Jun 2026 06:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52250 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
