Nurfaizah, Nurfaizah (2026) PEMEROLEHAN MODAL MELALUI PRAKTIK HUSTLE CULTURE DI KALANGAN MAHASISWA (Studi Kasus Mahasiswa Pengguna Media Sosial LinkedIn di Program Studi Antropologi Sosial Universitas Diponegoro). Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
SA619 SKRIPSI_NURFAIZAH_13040219130051 Cov.pdf Download (975kB) |
|
|
Text
SA619 SKRIPSI_NURFAIZAH_13040219130051 Abs.pdf Download (231kB) |
|
|
Text
SA619 SKRIPSI_NURFAIZAH_13040219130051 Bab I.pdf Download (567kB) |
|
|
Text
SA619 SKRIPSI_NURFAIZAH_13040219130051 Bab II.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
SA619 SKRIPSI_NURFAIZAH_13040219130051 OK.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Media sosial yang awalnya berfungsi sebagai ruang berbagi aktivitas kini juga
digunakan sebagai sarana personal branding. Bagi mahasiswa, LinkedIn menjadi
ruang untuk membangun citra profesional melalui capaian yang ditampilkan untuk
memperoleh pengakuan. Dalam prosesnya, mahasiswa berusaha terus
menghasilkan berbagai pencapaian dan menjadi produktif hingga akhirnya
berkembang menjadi kebiasaan yang berlebihan (overproduktif) yang kemudian
membawa mereka ke dalam praktik hustle culture. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi faktor yang melatarbelakangi munculnya hustle culture di
lingkungan mahasiswa, bentuk praktiknya, serta peran LinkedIn dalam praktik
tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi
kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam
terhadap mahasiswa yang aktif menggunakan LinkedIn, kemudian dianalisis
menggunakan konsep modal dari Pierre Bourdieu yang meliputi modal sosial,
budaya, simbolik, dan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik
hustle culture pada mahasiswa dapat dipahami sebagai strategi untuk memperoleh
dan mengakumulasi berbagai bentuk modal. Aktivitas seperti membangun personal
branding, mengikuti kegiatan produktif, dan membagikan pencapaian di LinkedIn
menjadi sarana untuk meningkatkan nilai diri di ruang sosial digital. Namun,
praktik ini juga memiliki dua sisi. Di satu sisi, hustle culture mendorong mahasiswa
untuk berkembang dan mencapai potensi maksimal. Di sisi lain, praktik ini
berpotensi menimbulkan tekanan psikologis akibat tuntutan produktivitas yang
tinggi dan ekspektasi sosial yang terus meningkat.
Kata Kunci: hustle Culture, praktik sosial, mahasiswa, Linkedin, modal (Pierre
Bourdieu)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | hustle Culture, praktik sosial, mahasiswa, Linkedin, modal (Pierre Bourdieu) |
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 07:37 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 07:37 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/52143 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
