Search for collections on Undip Repository

Pengalaman Perawat Dalam Membangun Hubungan Komukasi Terapeutik Dengan Pasien Self Harm : Studi Kualitatif

Naffasari, Regita and Sari, Sri Padma and Fitri, Anindyarani and Dwidiyanti, Meidiana (2026) Pengalaman Perawat Dalam Membangun Hubungan Komukasi Terapeutik Dengan Pasien Self Harm : Studi Kualitatif. [Experiment] (Unpublished)

[thumbnail of Regita Naffasari_22020125210030_Halaman Depan.pdf] Text
Regita Naffasari_22020125210030_Halaman Depan.pdf

Download (412kB)
[thumbnail of Regita Naffasari_22020125210030_Isi.pdf] Text
Regita Naffasari_22020125210030_Isi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB)
[thumbnail of Regita Naffasari_22020125210030_Daftar Pustaka.pdf] Text
Regita Naffasari_22020125210030_Daftar Pustaka.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of Regita Naffasari_22020125210030_Full.pdf] Text
Regita Naffasari_22020125210030_Full.pdf
Restricted to Registered users only

Download (623kB)

Abstract

Latar Belakang: Self-harm merupakan salah satu permasalahan kesehatan jiwa yang terus mengalami peningkatan dan menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan mental. Perawat sebagai tenaga kesehatan yang paling sering berinteraksi dengan pasien memiliki peran penting dalam membangun komunikasi terapeutik. Namun, proses komunikasi terapeutik pada pasien self-harm tidak mudah karena pasien cenderung tertutup, sulit percaya, dan dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis maupun lingkungan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman perawat dalam membangun komunikasi terapeutik pada pasien self-harm. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Partisipan berjumlah tiga perawat dengan memiliki pengalaman dalam menangani pasien self-harm yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil: Penelitian menghasilkan tiga tema utama yaitu membangun kepercayaan, Tantangan dan hambatan dalam komunikasi, Strategi komunikasi adaptif dan kolaborasi interprofesional. Perawat membangun hubungan terapeutik melalui pendekatan bertahap, mendengarkan aktif, dan komunikasi tanpa menghakimi. Tantangan yang dihadapi meliputi resistensi pasien, kesulitan menggali informasi, serta pengaruh stressor eksternal yang memicu kekambuhan pasien. Untuk mengatasi hambatan tersebut, perawat menerapkan strategi komunikasi adaptif serta melakukan kolaborasi dengan psikiater, psikolog, dan keluarga. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik pada pasien self-harm membutuhkan kesabaran, empati, dan kerja sama interprofesional guna mendukung proses pemulihan pasien secara optimal.

Item Type: Experiment
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Self-harm; komunikasi terapeutik; pengalaman perawat
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Nursing
Depositing User: Keperawatan Undip
Date Deposited: 08 Jun 2026 04:09
Last Modified: 08 Jun 2026 04:09
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51969

Actions (login required)

View Item View Item