Search for collections on Undip Repository

PROBLEMATIKA KEPEMILIKAN HAK CIPTA TANPA PENCATATAN CIPTAAN. _063 DG 2026

DARMA, SURYA and Santoso, Budi and Sutrisno, Putri Ayu (2026) PROBLEMATIKA KEPEMILIKAN HAK CIPTA TANPA PENCATATAN CIPTAAN. _063 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Surya Darma-cover.pdf] Text
Surya Darma-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (593kB)
[thumbnail of Surya Darma-abstrak.pdf] Text
Surya Darma-abstrak.pdf

Download (11kB)
[thumbnail of Surya Darma-bab 1.pdf] Text
Surya Darma-bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (205kB)
[thumbnail of Surya Darma-bab 2.pdf] Text
Surya Darma-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (208kB)
[thumbnail of Surya Darma-bab 3.pdf] Text
Surya Darma-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (254kB)
[thumbnail of Surya Darma-bab 4.pdf] Text
Surya Darma-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (17kB)
[thumbnail of Surya Darma-dapus.pdf] Text
Surya Darma-dapus.pdf

Download (194kB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis problematika kepemilikan hak cipta tanpa pencatatan ciptaan dalam konteks pembuktian sengketa di era digital dan aksesibilitas skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Meskipun Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 menganut prinsip deklaratif yang menjamin perlindungan otomatis
sejak fiksasi karya, pencipta menghadapi kendala yuridis dalam membuktikan orisinalitas tanpa surat pencatatan serta hambatan ekonomi dalam mengakses pembiayaan akibat disharmoni norma dengan persyaratan perbankan yang formalistik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis problematika yuridis-ekonomi untuk menemukan akar permasalahan dalam aspek pembuktian dan
aksesibilitas pembiayaan, serta merumuskan konstruksi perlindungan hukum yang ideal bagi pencipta tanpa pencatatan. Penelitian doktrinal ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, dan filosofis dengan spesifikasi deskriptif-evaluatif-preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kedudukan surat pencatatan sebagai prima facie evidence secara de facto menjadi penentu utama dalam persidangan meskipun secara de jure bersifat deklaratif, sementara ketiadaan standar valuasi baku menyebabkan marginalisasi pencipta dalam ekosistem ekonomi kreatif. Penelitian ini merumuskan konstruksi perlindungan hukum preventif melalui penguatan sistem pembuktian non-formal,
harmonisasi regulasi multisektor, dan reformasi substantive examination oleh DJKI, serta perlindungan represif melalui penerapan sanksi tegas dan pembuktian terbalik dalam pembatalan pencatatan.
Kata Kunci: Hak Cipta, Pencatatan Ciptaan, Prinsip Deklaratif.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Hak Cipta, Pencatatan Ciptaan, Prinsip Deklaratif
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 05 Jun 2026 03:57
Last Modified: 05 Jun 2026 03:57
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51880

Actions (login required)

View Item View Item