Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU, SHIFT KERJA, DAN BEBAN KERJA MENTAL TERHADAP KELELAHAN KERJA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP RS BHAKTI WIRA TAMTAMA

SITORUS, YOLANDA GLADYS AUDREY (2026) HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU, SHIFT KERJA, DAN BEBAN KERJA MENTAL TERHADAP KELELAHAN KERJA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP RS BHAKTI WIRA TAMTAMA. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO YOLANDA GLADYS.pdf] Text
REPO YOLANDA GLADYS.pdf - Published Version

Download (577kB)

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan yang umum dialami oleh perawat akibat tuntutan pelayanan kesehatan yang berlangsung secara kontinu selama 24 jam. Kondisi ini dapat berdampak pada penurunan kinerja perawat, peningkatan risiko kesalahan kerja, serta penurunan mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik individu, shift kerja, dan beban kerja mental terhadap kelelahan kerja pada perawat instalasi rawat inap RS Bhakti Wira Tamtama. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 79 perawat instalasi rawat inap. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner karakteristik responden, kuesioner National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX) untuk mengukur beban kerja mental, serta kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) untuk mengukur kelelahan kerja. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami beban kerja mental kategori tinggi (49,4%) dan kelelahan kerja kategori sedang (46,8%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara usia dengan kelelahan kerja (p-value = 0,099). Sementara itu, terdapat hubungan antara masa kerja (p-value = 0,013), shift kerja (p-value = 0,006), dan beban kerja mental (p-value = 0,019) dengan kelelahan kerja. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa masa kerja, shift kerja, dan beban kerja mental berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat instalasi rawat inap, sedangkan usia tidak berhubungan. Oleh karena itu, rumah sakit perlu memperhatikan pengaturan shift kerja, distribusi beban kerja, serta dukungan kesehatan mental guna mencegah terjadinya kelelahan kerja pada perawat.

Kata kunci : kelelahan kerja, perawat, shift kerja, beban kerja mental, masa kerja

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 26 May 2026 08:00
Last Modified: 26 May 2026 08:00
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51541

Actions (login required)

View Item View Item