Ayunda, Gilang Asa and Kusuma, Henni (2026) Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Neuropati Diabetik pada Prolanis Penderita Diabetes di Puskesmas Kedungmundu. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020122120037-Gilang Asa Ayunda-Hal. Depan.pdf Download (436kB) |
|
|
Text
22020122120037-Gilang Asa Ayunda-Bab.I.pdf Restricted to Registered users only Download (326kB) |
|
|
Text
22020122120037-Gilang Asa Ayunda-Bab.II.pdf Restricted to Registered users only Download (425kB) |
|
|
Text
22020122120037-Gilang Asa Ayunda-Bab.III.pdf Restricted to Registered users only Download (385kB) |
|
|
Text
22020122120037-Gilang Asa Ayunda-Bab.IV.pdf Restricted to Registered users only Download (378kB) |
|
|
Text
22020122120037-Gilang Asa Ayunda-Bab.V.pdf Restricted to Registered users only Download (353kB) |
|
|
Text
22020122120037-Gilang Asa Ayunda-Bab.VI.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) |
|
|
Text
22020122120037-Gilang Asa Ayunda-Daftar Pustaka.pdf Download (256kB) |
|
|
Text
22020122120037-Gilang Asa Ayunda-Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (728kB) |
|
|
Text
22020122120037-Gilang Asa Ayunda-Skripsi.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu jenis penyakit kronik dengan jumlah penderita terbanyak dan memiliki berbagai macam komplikasi. Komplikasi yang timbul tidak hanya menyerang sistem kardiovaskular, ginjal maupun mata, namun dapat menyerang sistem saraf tubuh atau dikenal neuropati diabetik. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian neuropati diabetik pada penderita diabetes anggota Prolanis di Puskesmas Kedungmundu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini 94 responden sebagai penderita diabetes anggota Prolanis di Puskesmas Kedungmundu. Data diambil menggunakan kuesioner NSS (Neuropathy Symptom Score) dan dilakukan analisis bivariat menggunakan Chi-square test serta Fisher Exact sebagai uji alternatif. Hasil penelitian didapatkan bahwa beberapa faktor demografi dan faktor klinis berisiko terhadap kejadian neuropati diabetik, meliputi usia (p=0,005; OR=2,451; 1,294 – 0,914 95%CI), jenis kelamin (p=0,021; OR=2,960; 1,155 – 7,584 95%CI), tingkat pendidikan (p=0,044; OR=0,771; 0,413 – 1,439 95%CI), lama menderita DM (p=0,000; OR=4,521; 2,069 – 9,877 95%CI), riwayat hipertensi (p=0,012; OR=3,186; 1,263 – 8,036 95%CI), IMT (p=0,037; OR=1,785; 1,144 – 2,784 95%CI), dan kadar GDS (p=0,001; OR=6,289; 1,962 – 20,162 95%CI). Sedangkan faktor gaya hidup yaitu merokok tidak berhubungan signifikan (p=0,105). Perawat di puskesmas memiliki peran penting dalam melakukan skrining neuropati diabetik sebagai langkah awal dalam membantu pengidap diabetes mencegah serta menurunkan keparahan neuropati diabetik. Edukasi kesehatan juga dilaksanakan pada populasi beresiko mengenai cara kontrol GDS dan menjaga IMT dalam rentang normal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Neuropati Diabetik, Prolanis, Diabetes Melitus |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 19 May 2026 04:39 |
| Last Modified: | 19 May 2026 04:39 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/51075 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
