Faradisa, Nuruz Zahra (2024) Kualitas Air Berdasarkan Kumpulan Diatom Di Telaga Balekambang, Dieng. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
COVER.pdf Download (196kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (245kB) |
|
|
Text
ABSTRAK INDONESIA.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
ABSTRAK INGGRIS.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (166kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (231kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (308kB) |
Abstract
Dataran Tinggi Dieng merupakan dataran tinggi yang tertinggi kedua di dunia setelah
Nepal terletak di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Keunikan budaya dan keadaan
alam yang indah menjadikan kawasan Dataran Tinggi Dieng merupakan obyek wisata
yang diminati turis lokal maupun manca negara. Telaga Balekambang Dieng selain
sebagai destinasi wisata juga digunakan sebagai irigasi perkebunan kentang di Dieng.
Aktivitas antropogenik yang terjadi disekitar Telaga Balekambang seperti deforestasi,
kegiatan pertanian dan pariwisata menyebabkan telaga mengalami penurunan kualitas air.
Informasi mengenai kondisi kualitas suatu perairan dapat dilihat dari struktur komunitas
diatom karena diatom memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan lingkungan.
Diatom merupakan mikroalga yang memiliki selubung silika sehingga mampu
tersedimentasi dalam tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji perubahan kualitas
air berdasarkan struktur komunitas dan indeks diatom. Pengambilan sampel sedimen
menggunakan Dissection corer kemudian dilakukan digesti, preparasi, pengamatan
dengan mikroskop perbesaran 1000x, identifikasi dan analisis. Didapatkan 95 spesies dari
38 genus diatom dari Telaga Balekambang. Berdasarkan analisis cluster Bray Curtis maka
135 cm sampel sedimen Tealaga Balekambang dibagi menjadi tiga zona. Zona 1 (125 cm
– 135 cm), Zona 2 (115 cm – 75 cm) dan Zona 3 (65 cm – 1 cm). Berdasarkan Indeks
Keanekaragaman Shanon Wiener zona 3 lebih stabil dibandingkan dengan zona 2 dan 3
(H’ didapatkan 2,81 – 3,71). Melimpahnya Aulacoseira granulata pada zona 1
mengindikasikan bahwa pada kedalaman 125 cm – 135 cm dalam kondisi eutrofik menuju
hypereutrofik dengan pH cenderung basa. Melimpahnya Nitzschia palea dan Fragilaria
gracilis pada zona 2 dan 3 mengindikasikan kondisi eutrofik dengan pH asam.
Kata kunci: Diatom, Kualitas Air, Telaga Balekambang
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 03:09 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 03:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50197 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
