AMMANULLAH, NAUFAL and Solechan, Solechan and Suhartoyo, Suhartoyo (2018) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMENUHAN HAK PEKERJA/BURUH AKIBAT ADANYA PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA . _022 HAN 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
NAUFAL AMMANULLAH_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (286kB) |
|
|
Text
NAUFAL AMMANULLAH_ABSTRAK.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
NAUFAL AMMANULLAH_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (311kB) |
|
|
Text
NAUFAL AMMANULLAH_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (446kB) |
|
|
Text
NAUFAL AMMANULLAH_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (348kB) |
|
|
Text
NAUFAL AMMANULLAH_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (293kB) |
|
|
Text
NAUFAL AMMANULLAH_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (105kB) |
|
|
Text
NAUFAL AMMANULLAH_DAFPUS.pdf Download (107kB) |
Abstract
Sektor ketenagakerjaan selalu menarik untuk dibahas. Tenaga kerja merupakan salah satu aktor pembangunan nasional, namun pekerja/buruh justru terkesan diabaikan. Pemerintah selaku penyelenggara negara seharusnya melindungi segenap warga negara termasuk pekerja/buruh, melalui peraturan perundang-undangan. Permasalahan yang dibahas oleh penulis antara lain faktor yang melatarbelakangi terjadinya pemutusan hubungan kerja, pelaksanaan pemenuhan hak pekerja/buruh dan kendala dalam proses pemenuhan hak pekerja/buruh.
Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis empiris yaitu menganalisis permasalahan melalui memadukan bahan hukum dengan data primer yang diperoleh. Spesifikasi penelitian menggunakan Deskriptif Analitis yaitu menggambarkan objek penelitian dengan pengumpulan data primer yang dilakukan dengan wawancara dan observasi serta data sekunder dari studi kepustakaan. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan metode analisis kualitatif yaitu data yang diperoleh dari lapangan selanjutnya dianalisa.
Hasil penelitian menunjukkan faktor utama yang melatarbelakangi pemutusan hubungan kerja adalah mogok kerja dengan menghalangi pekerja lain untuk bekerja. Pelaksanaan pemenuhan hak pekerja/buruh yang diputus hubungan kerja telah dilakukan dengan baik sesuai peraturan perundang-undangan. Kendala yang dialami dalam proses pemenuhan hak pekerja/buruh yaitu lama proses persidangan yang tidak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan menyebabkan banyak pekerja/buruh yang mundur selama proses persidangan. Oleh karena itu diharapkan perusahaan untuk menjadikan pemutusan hubungan kerja sebagai pilihan terakhir jika terjadi perselisihan hubungan industrial.
Kata kunci : Hak Pekerja/Buruh, Pemutusan Hubungan Kerja, PT. Audio Sumitomo Indonesia
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hak Pekerja/Buruh, Pemutusan Hubungan Kerja, PT. Audio Sumitomo Indonesia |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 04 May 2026 07:07 |
| Last Modified: | 04 May 2026 07:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/50187 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
