Hanindra, Firdausi Dhea and Alfian, Muhammad Faizal (2026) PERUBAHAN SIKAP PRANCIS TERHADAP EUROPEAN GREEN DEAL MELALUI PROPOSAL JEDA REGULASI. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Firdausi Dhea Hanindra_14050119130057_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Firdausi Dhea Hanindra_14050119130057_BAB I.pdf - Submitted Version Download (429kB) |
|
|
Text
Firdausi Dhea Hanindra_14050119130057_BAB II.pdf - Submitted Version Download (485kB) |
|
|
Text
Firdausi Dhea Hanindra_14050119130057_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (663kB) |
|
|
Text
Firdausi Dhea Hanindra_14050119130057_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (208kB) |
|
|
Text
Firdausi Dhea Hanindra_14050119130057_DAFTAR ISI.pdf - Submitted Version Download (290kB) |
Abstract
Prancis kerap memegang peran penting dalam inisiatif regulasi lingkungan baik pada
skala Uni Eropa maupun internasional. Sebagai salah satu negara terbesar di Uni Eropa,
keputusan diplomatik Prancis tidak hanya mempengaruhi kepentingannya sendiri
namun juga memiliki pengaruh terhadap lanskap Eropa dan dunia. Beberapa tahun
terakhir, Prancis melalui pidato-pidato Emmanuel Macron dan surat resmi Otoritas
Prancis terhadap Uni Eropa (UE) menyampaikan perlunya ‘jeda regulasi’ dalam
Kesepakatan Hijau Eropa (EGD) dengan alasan ketertinggalan ekonomi UE dengan
negara industri besar lain seperti Amerika Serikat dan Tiongkok. UE dianggap terdepan
dalam penerapan regulasi lingkungan dan menambahkan kompleksitas terhadap
regulasi tersebut akan menjadi sikap bunuh diri terhadap industri dan ekonomi Eropa.
Di sisi lain, terdapat tekanan dari dalam negeri Prancis melalui demonstrasi agrikultur
berkaitan dengan penerapan EGD yang juga mempengaruhi sektor industri tersebut.
Penelitian ini akan menelaah bagaimana faktor-faktor dari luar berupa kompetisi
industri dan dari dalam berupa demonstrasi terhadap beban regulasi EGD
mempengaruhi pergeseran kebijakan luar negeri Prancis dari pemimpin pergerakan
lingkungan regional dan internasional ke proposal jeda regulasi yang disampaikan oleh
otoritas Prancis melalui surat resmi ke UE pada Januari 2025.
Kata kunci: Prancis, regulasi lingkungan, realisme neoklasik, Kesepakatan Hijau
Eropa, demonstrasi agrikultur
72 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 06:49 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 06:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49406 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
