Fitriani, Wiwid and Herawati, Augustin Rina and Dwimawanti, Ida Hayu (2025) Dinamika Kolaborasi Dalam Pengembangan Wisata Candi Gedongsongo Kabupaten Semarang. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
COVER-DAFTAR ISI.pdf - Submitted Version Download (574kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (771kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (359kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (367kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (289kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (216kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Candi Gedongsongo merupakan wisata unggulan di Kabupaten Semarang. Wisata Candi
Gedongsongo merupakan integrasi dari wisata budaya dan alam dengan daya tarik
utamanya berupa situs budaya yang terletak di lereng Gunung Ungaran. Karakteristik
wisata Candi Gedongsongo menghendaki konsep pengembangan pariwisata berkelanjutan
yang tidak sekadar memprioritaskan pada aspek ekonomi pariwisata saja, melainkan juga
kelestarian lingkungan dan situs budaya. Adapun pengelolaannya melibatkan banyak aktor,
seperti Pemerintah Daerah, Swasta, Masyarakat, Museum dan Cagar Budaya dan Perum
Perhutani. Pengelolaan yang melibatkan banyak aktor memungkinkan banyaknya
kepentingan yang turut berdinamika dalam proses kolaborasi. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis dinamika kolaborasi dalam pengembangan wisata Candi Gedongsongo
beserta faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif
dengan landasan teori Collaborative Governance Regime oleh Emerson dan Nabatchi
(2015) dan teori Government of Canada (2008) untuk mengidentifikasi faktor penghambat
dinamika kolaborasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dinamika kolaborasi dalan
pengembangan wisata Candi Gedongsongo belum berjalan dengan optimal. Proses
Principled engagement belum terbentuk, komunikasi belum berjalan dengan inklusiff dan
kepentingan seluruh aktor belum terakomodasi. Sementara, shared motivation cenderung
rapuh karena munculnya isu kepercayaan di antara aktor yang terlibat. Kemudian, capacity
for joint action lemah dan belum memadai karena diwarnai penyimpangan dan hambatan
struktural. Adapun faktor penghambat dalam dinamika kolaborasi pengembangan wisata
Candi Gedongsongo muncul dari tiga aspek sebagaimana diungkapkan oleh Government
of Canada, yaitu budaya, institusi dan politik.
Kata Kunci : Dinamika, Kolaborasi, Candi Gedongsongo
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Public Administration |
| Depositing User: | Rusmanto MAP |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 02:33 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 02:33 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49364 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
