Hasibuan, Nabila Afifaturraihana (2026) Memahami Pengalaman dan Strategi Coping Korban Perundungan Di Kalangan Remaja. Masters thesis, Universitas Diponegoro Semarang.
|
Text
Cover 0.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (439kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (245kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Download (501kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (183kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf - Published Version Download (770kB) |
Abstract
Regulasi nasional maupun daerah telah disusun secara komprehensif terkait
perlindungan anak, namun realitas di lapangan menunjukkan kasus perundungan
verbal dan fisik masih terus terjadi dan menjadi persoalan serius yang dialami
remaja di sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memahami
pengalaman dan strategi coping korban perundungan di kalangan remaja
berdasarkan mekanisme strategi coping Stuart dan Sundeen yang terbagi dua, di
antaranya: strategi yang berpusat pada masalah (Problem Focused Form of Coping
Mechanism/Direct Action) dan emosi (Emotion Focused of Coping/Palliative
Form). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan tipe
penelitian deskriptif kualitatif dengan paradigma interpretif. Fokus penelitian ini
adalah perundungan verbal dan fisik yang melibatkan enam informan yang
merupakan siswa SMA sederajat dan pernah menjadi korban perundungan. Hasil
wawancara dianalisis dan dikelompokkan menjadi enam kategori, yaitu: profil
informan, latar belakang keluarga, respons korban terhadap perundungan, strategi
coping korban perundungan, refleksi korban terhadap pengalaman perundungan,
dan peran Bimbingan dan Konseling (BK). Temuan penelitian ini menjelaskan
bagaimana memahami pengalaman dan mekanisme strategi coping dari Stuart dan
Sundeen pada korban perundungan remaja. Pertama, strategi coping yang berfokus
pada masalah (Problem-Focused Form of Coping Mechanism/Direct Action)
menunjukkan bahwa: korban memberikan perlawanan kepada pelaku (konfrontasi),
korban menarik diri dari lingkungan (isolasi), dan korban melibatkan sekolah
(kompromi). Kedua, strategi coping berfokus pada emosi (Emotion-Focused
Coping/Palliative Form), di antaranya: korban hanya mengingat momen yang
menyenangkan (represi), serta korban menyalurkan perasaan dengan sikap positif
(sublimasi). Temuan lain yang berkaitan dengan perundungan verbal meliputi:
perundungan yang berawal dari perbedaan kondisi, kekuatan dan resiliensi korban
perundungan, kepribadian korban perundungan. Sementara itu, dalam perundungan
fisik ditemukan: sikap diam sebagai faktor pelestarian perundungan, kekuasaan
dalam perilaku intimidatif, perilaku pelaku terhadap korban perundungan.
Pengalaman para informan dalam perundungan verbal maupun fisik menunjukkan
bahwa fenomena ini masih cukup marak terjadi di kalangan remaja. Berbagai
pengalaman tersebut merefleksikan bahwa setiap korban memiliki subjektivitas
dalam memilih strategi coping yang dipilih, baik strategi yang berpusat pada
masalah (Problem Focused Form of Coping Mechanism/Direct Action) maupun
emosi (Emotion Focused of Coping/Palliative Form) dapat diterapkan berdasarkan
pilihan subjektif dari masing-masing individu.
Kata kunci: Remaja, Strategi Coping, Perundungan, Siswa SMA.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Communication Science |
| Depositing User: | Soleh MIKOM |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 02:15 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 02:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/49348 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
