Annisa, Salsya Billa and Herawati, Augustin Rina and Astuti, Retno Sunu (2023) Advokasi Kebijakan dalam Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Semarang. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
SAMPUL.pdf - Submitted Version Download (545kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (627kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (266kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (200kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (157kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (331kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (696kB) |
Abstract
Kebijakan penanganan kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia
telah diatur dalam regulasi Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2004
Tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU PKDRT).
Pada level daerah, Pemerintah Kota Semarang menetapkan pula
Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 5 Tahun 2016 yang mengatur
mengenai perlindungan perempuan dan anak dari tindak kekerasan.
Meskipun telah diatur demikian, Kota Semarang masih menduduki
nomor satu daerah di Provinsi Jawa Tengah dengan angka kasus
kekerasan tertinggi. Upaya advokasi telah dilakukan melalui sosialisasi
ditingkat Kelurahan dan Kecamatan, tetapi belum mampu menurunkan
angka kasus KDRT di Kota Semarang. Tujuan penelitian ini untuk
melakukan Stakeholders Mapping, serta menganalisis advokasi
kebijakan penanganan KDRT di Kota Semarang, menganalisis faktor
penghambat dan pendorong. Metode penelitian menggunakan deskriptif
kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa advokasi kebijakan
melalui koalisi dan aliansi yang terbentuk telah mampu menjangkau
hingga ke lingkup terkecil masyarakat melalui Jaringan Perlindungan
Perempuan dan Anak (JPPA) yang berada di kelurahan, Pusat
Pelayanan Terpadu Kecamatan (PPTK) di kecamatan. Strategi yang
digunakan yaitu melakukan kolaborasi antar instansi dengan
memanfaatkan forum – forum yang ada di masyarakat melalui rapat
RT, RW maupun perkumpulan PKK. Kelompok sasaran dalam
advokasi merupakan perempuan, keterlibatan pria masih minim.
Persebaran informasi hanya melalui media cetak seperti leaflet, spanduk
dan banner, pengunaan media sosial belum diterapkan dan
dimaanfaatkan secara maksimal. Adapun saran yang diberikan yaitu
fasilitasi pembentukan serta perluasan forum – forum dalam melakukan
advokasi yang diharapkan mampu menjangkau seluruh pasangan suami
istri baik muda maupun tua serta melibatkan peran suami secara masif.
Kata kunci: advokasi kebijakan, KDRT, kekerasan terhadap perempuan
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Public Administration |
| Depositing User: | Rusmanto MAP |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 02:55 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 02:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48962 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
