Prameswari, Diandra Mahesa Putri (2026) Pewarna Alami Antosianin Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Terenkapsulasi Kitosan-Alginat/Kalsium Sebagai Alternatif Bagi Industri Tekstil. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
01. Cover.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
03. Halaman Pengesahan.pdf Download (265kB) |
|
|
Text
05. Daftar Isi.pdf Download (409kB) |
|
|
Text
10. Abstrak.pdf Download (179kB) |
|
|
Text
11. Abstract.pdf Download (11kB) |
|
|
Text
12. Bab I Pendahuluan.pdf Download (81kB) |
|
|
Text
17. Daftar Pustaka.pdf Download (106kB) |
Abstract
Dampak negatif zat warna sintetis dan ketidakstabilan dari zat warna alami
mendorong pengembangan metode enkapsulasi zat warna dari bahan alami.
Enkapsulasi merupakan teknik penyalutan dengan material yang lebih stabil yang
berfungsi untuk melindungi dan meningkatkan stabilitas zat aktif. Pada penelitian
ini digunakan material berupa kitosan dan alginat karena sifat fisikokimiawinya dan
mudah diperoleh. Buah naga dipilih sebagai bahan baku karena melimpah dan
memiliki kandungan zat warna alami berupa antosianin yang cukup tinggi.
Penelitian ini mengkaji pewarna alami antosianin terenkapsulasi KitosanAlginat/Ca pada pewarnaan kain katun. Antosianin diektraksi dengan pelarut polar
suasana asam dan dilakukan adsorpsi dengan Kitosan-Alginat/Ca, kemudian
diaplikasikan pada kain. Karakterisasi material dan kain setelah pewarnaan melalui
FTIR, mikroskop binokuler, SEM, spektrofotometer, dan kolorimeter. Evaluasi
kinerja material dilakukan dengan uji efisiensi enkapsulasi dan efektivitas serta
retensi ketahanan warna. Hasil penelitian menunjukkan kandungan TAC pada buah
naga sebesar 359,54 mg/L. Produk enkapsulasi berupa padatan keras, tidak
beraturan, dan berwarna merah. Nilai EE didapatkan sebesar 98,31%. Stabilitas
produk enkapsulasi terbaik diperoleh pada suhu penyimpanan 4°C. Analisis SEM
menunjukkan morfologi tidak rata dan lebih padat dibandingkan Cs-Alg/Ca. SEM
pada kain menunjukan adanya lapisan yang lebih padat menunjukkan keberhasilan
fiksasi pewarna. Pewarnaan kain menghasilkan warna merah kekuningan dengan
ketahanan luntur sesuai SNI (4-5). Efektivitas pewarnaan tertinggi diperoleh
dengan mordan tawas sebesar 59,93 % dan retensi sebesar 93,35%. Dengan
demikian, enkapsulasi antosianin menggunakan Cs-Alg/Ca terbukti meningkatkan
intensitas dan stabilitas antosianin sebagai pewarna tekstil.
Kata kunci: antosianin, enkapsulasi, kitosan-alginat, zat warna alami, buah naga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 09:27 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 09:27 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48946 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
