DEWANTI, NAYANDIRA AISYA and Santoso, Budi and Al AsyArie, Moh. Asadullah Hasan (2026) AKIBAT HUKUM PEMBATALAN PERJANJIAN PROYEK BUILD OPERATE AND TRANSFER THE HIGH END CITY KOREA TOWN (STUDI PUTUSAN NOMOR 24/PDT/2017/PT.DKI). _031 DG 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Nayandira Aisya Dewanti-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (770kB) |
|
|
Text
Nayandira Aisya Dewanti-abstrak.pdf Download (46kB) |
|
|
Text
Nayandira Aisya Dewanti-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (240kB) |
|
|
Text
Nayandira Aisya Dewanti-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (258kB) |
|
|
Text
Nayandira Aisya Dewanti-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (404kB) |
|
|
Text
Nayandira Aisya Dewanti-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (50kB) |
|
|
Text
Nayandira Aisya Dewanti-dapus.pdf Download (163kB) |
Abstract
Perjanjian Build Operate Transfer (BOT) merupakan bentuk kerja sama antara pemerintah dengan pihak swasta selama masa konsesi tertentu. Dalam praktiknya, pembatalan BOT seringkali terjadi salah satunya disebabkan oleh perbedaan penafsiran mengenai hak dan kewajiban para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum pembatalan perjanjian BOT pada pembangunan The
High End City Korea Town antara PT. Pulo Mas Jaya dan PT. Korea World Center Indonesia berdasarkan Putusan No. 24/PDT/2017/PT.DKI. Penelitian ini menggunakan metode doktrinal dengan pendekatan terhadap norma hukum positif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum
primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembatalan perjanjian BOT tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh PT. Pulo Mas Jaya hanya karena adanya perbedaan penafsiran mengenai wanprestasi. Majelis hakim banding menyatakan bahwa PT. Pulo Mas
Jaya telah melakukan perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan keadaan melalui klausula perjanjian yang lebih menguntungkan pihaknya serta tidak ditemukan wanprestasi oleh PT. Korea World Center Indonesia. Berdasarkan amar putusan, PT. Pulo Mas Jaya dihukum untuk tunduk pada perjanjian BOT dan pembatalan
dianggap tidak sah dan tidak memiliki dasar hukum.
Kata Kunci : Build, Operate, Transfer (BOT), Pembatalan Perjanjian, Akibat Hukum.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Build, Operate, Transfer (BOT), Pembatalan Perjanjian, Akibat Hukum |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 08:38 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 08:38 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48935 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
