Suryana, Ade Putra and Supratiwi, Supratiwi (2026) DALAM BAYANG-BAYANG REZIM KEBENARAN: ANALISIS FOUCAULDIAN ATAS WACANA REVITALISASI DANAU RAWA PENING. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Ade Putra Suryana_14010122130079_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (538kB) |
|
|
Text
Ade Putra Suryana_14010122130079_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (302kB) |
|
|
Text
Ade Putra Suryana_14010122130079_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (540kB) |
|
|
Text
Ade Putra Suryana_14010122130079_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Ade Putra Suryana_14010122130079_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (141kB) |
|
|
Text
Ade Putra Suryana_14010122130079_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (204kB) |
|
|
Text
Ade Putra Suryana_14010122130079_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (610kB) |
Abstract
Revitalisasi Danau Rawa Pening sebagai bagian program penyelamatan danau
prioritas tidak hanya menghadirkan kebijakan teknis lingkungan, tetapi juga
memunculkan kontestasi wacana antara pemerintah dan warga sekitar danau.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis terhadap pembentukan
wacana antara pemerintah dan warga dalam revitalisasi Danau Rawa Pening serta
mengkaji proses pertarungan wacana yang terjadi di antara keduanya. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana Foucauldian
dan kerangka Gerakan Sosial Baru. Data untuk mendukung penelitian ini diperoleh
melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi lapangan. Hasil dari
penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah membentuk wacana danau “kritis”
melalui legitimasi ilmiah, regulasi, dan otoritas kelembagaan untuk membenarkan
revitalisasi, termasuk di dalamnya pengerukan, penertiban tanah, hingga perluasan
danau. Pada sisi lain, warga membangun wacana tandingan menggunakan memori
kolektif, arsip kepemilikan tanah, kebudayaan, serta pengalaman hidup yang
menegaskan hak mereka atas ruang hidup. Proses pertarungan wacana terjadi
melalui pembalikan makna, mobilisasi opini publik, dan transformasi perlawanan
menjadi Gerakan Sosial Baru. Berdasarkan temuan, rekomendasi yang dapat
diberikan kepada pemerintah adalah mengubah pendekatan teknokratis menuju
komunikasi kebijakan yang lebih partisipatif dengan memperhatikan narasi lokal
hingga memori kolektif warga. Untuk warga, direkomendasikan untuk memperkuat
konsolidasi identitas kolektif sebagai daya tawar untuk advokasi dengan
pemerintah.
Kata kunci: Wacana, Revitalisasi Danau, Gerakan Sosial Baru, Danau Rawa
Pening.
93 Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 08:22 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 08:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48933 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
