ADRIANTI, SISTINA PRADNYALIZA and Priyono, Ery Agus and Badriyah, Siti Malikhatun (2026) ANALISIS ASAS PROPORSIONALITAS TERHADAP KLAUSUL PRODUCTION SHARING CONTRACT DENGAN PENDEKATAN COST RECOVERY DALAM INDUSTRI HULU MINYAK DAN GAS DI INDONESIA. _020 PDT 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Sistina Pradnyaliza Adrianti-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (577kB) |
|
|
Text
Sistina Pradnyaliza Adrianti-abstrak.pdf Download (101kB) |
|
|
Text
Sistina Pradnyaliza Adrianti-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (182kB) |
|
|
Text
Sistina Pradnyaliza Adrianti-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (215kB) |
|
|
Text
Sistina Pradnyaliza Adrianti-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (352kB) |
|
|
Text
Sistina Pradnyaliza Adrianti-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (98kB) |
|
|
Text
Sistina Pradnyaliza Adrianti-dapus.pdf Download (94kB) |
Abstract
Pengelolaan sumber daya minyak dan gas bumi di Indonesia dilaksanakan melalui mekanisme Production Sharing Contract (PSC) antara negara dan kontraktor. PSC dengan skema cost recovery sering menimbulkan perdebatan terkait keseimbangan pembagian risiko, biaya, dan keuntungan antara para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan asas proporsionalitas dalam klausul-klausul penting PSC serta implikasinya terhadap kepastian hukum dan keseimbangan hak serta kewajiban para pihak. Penelitian ini mengkaji penerapan asas tersebut dalam klausul kontrak antara negara dan Badan Usaha Tetap (BUT) X, dengan memperhatikan juga klausul stabilitas kontrak. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan preskriptif dan spesifikasi deskriptif analitis. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif
dengan menghubungkan norma kontraktual PSC dan prinsip-prinsip hukum perdata, khususnya asas proporsionalitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya disproporsionalitas dalam alokasi risiko, di mana kontraktor menanggung seluruh risiko finansial pada tahap eksplorasi, sementara negara tetap memegang kendali dominan atas manajemen dan aset melalui kewenangan SKK Migas tanpa perlindungan hukum terhadap kegagalan. Klausul stabilitas kontrak juga belum sepenuhnya memberikan perlindungan terhadap perubahan regulasi teknis dan administratif, sehingga menimbulkan
ketidakpastian hukum bagi investor. Skema cost recovery dalam PSC belum sepenuhnya mencerminkan asas proporsionalitas karena masih terdapat pergeseran risiko regulatif secara sepihak kepada kontraktor.
Kata Kunci: Production
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Production |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 06:24 |
| Last Modified: | 10 Apr 2026 06:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48898 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
