Khaliqa, Chantika Elda (2026) Elektrodekolorisasi dan Mineralisasi Larutan Congo Red Menggunakan Elektroda Pb-PbO2. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Chantika Elda Khaliqa.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (44kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (88kB) |
|
|
Text
5. DAFTAR ISI.pdf Download (332kB) |
|
|
Text
9. ABSTRAK.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (132kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (305kB) |
Abstract
Congo Red merupakan zat warna azo sintetis berbentuk serbuk merah yang banyak digunakan dalam industri tekstil karena memiliki kestabilan yang tinggi. Akan tetapi, Congo Red bersifat toksik dan karsinogen sehingga memerlukan metode pengolahan yang efektif sebelum dibuang ke perairan, yaitu elektrodekolorisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan elektrodekolorisasi serta mineralisasi larutan Congo Red menggunakan elektroda Pb-PbO2 dan elektrolit pendukung NaCl, menentukan tingkat dekolorisasi melalui spektrofotometri UV-Vis, serta menganalisis hasil mineralisasi secara deskriptif-kuantitatif berdasarkan kadar ion sulfat, ion nitrat, dan COD serta secara kualitatif berdasarkan identifikasi keberadaan gas CO2. Tahapan penelitian ini meliputi pembuatan larutan induk Congo Red 100 ppm, karakterisasi elektroda Pb-PbO2 menggunakan SEM-EDX, penentuan panjang gelombang maksimum, pembuatan kurva kalibrasi, penentuan potensial aplikasi, pH optimum larutan, dan waktu optimum dekolorisasi, analisis larutan hasil elektrodekolorisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, analisis kadar ion sulfat, analisis kadar ion nitrat, analisis kadar COD, analisis kadar logam Pb, dan analisis keberadaan gas CO2. Hasil menunjukkan bahwa elektrodekolorisasi 100 mL larutan Congo Red 10 ppm berlangsung efektif menggunakan potensial aplikasi 6 V dan kondisi pH 7 selama 120 menit dengan tingkat dekolorisasi sebesar 95,25% yang ditandai penurunan intensitas puncak serapan pada spektra UV-Vis. Selain itu, hasil mineralisasi ditunjukkan oleh peningkatan kadar ion sulfat yaitu dari 17,42 menjadi 78,31 ppm dan ion nitrat yaitu dari 1,79 menjadi 6,44 ppm, penurunan COD sebesar 73,43% yaitu dari 86,74 menjadi 23,05 ppm, serta terbentuknya endapan putih BaCO3. Kadar logam Pb juga menurun sebesar 42,42% yaitu dari 0,33 menjadi 0,19 ppm.
Kata Kunci: Congo Red, elektrodekolorisasi, mineralisasi, elektroda Pb-PbO2
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 08:08 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 08:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48848 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
