Weslee, Chalvin and Naryoso, Agus (2026) Pola Komunikasi Anak Perempuan Tionghoa di Kota Dumai dalam Struktur Keluarga Patriarki. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Chalvin Weslee_14040122130074_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (666kB) |
|
|
Text
Chalvin Weslee_14040122130074_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (542kB) |
|
|
Text
Chalvin Weslee_14040122130074_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (248kB) |
|
|
Text
Chalvin Weslee_14040122130074_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (532kB) |
|
|
Text
Chalvin Weslee_14040122130074_BAB 4.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (324kB) |
|
|
Text
Chalvin Weslee_14040122130074_BAB 5.pdf - Submitted Version Download (236kB) |
|
|
Text
Chalvin Weslee_14040122130074_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (300kB) |
|
|
Text
Chalvin Weslee_14040122130074_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh diskriminasi komunikasi yang dialami anak
perempuan dalam keluarga etnis Tionghoa yang didominasi oleh sistem patriarki.
Diskriminasi ini membatasi ruang anak perempuan dalam menyampaikan ekspresi
dan pendapat, yang berpotensi memengaruhi kehidupan sosial dan kesehatan
mental mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk diskriminasi
komunikasi dan mengetahui pola komunikasi anak perempuan Tionghoa di Kota
Dumai dengan keluarganya yang didominasi sistem patriarki. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan etnografi serta kerangka
paradigma kritis. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara
mendalam semi-terstruktur (semi-structured in-depth interview) terhadap lima
orang informan anak perempuan etnis Tionghoa di Kota Dumai. Analisis data
diolah menggunakan tahapan thematic analysis. Hasil penelitian menyoroti temuan
utama yang menarik mengenai dualitas strategi bertahan anak perempuan di tengah
represi keluarga patriarki. Secara struktural, pola komunikasi beroperasi pada Jarak
Kekuasaan yang Tinggi (High Power Distance) dengan otoritas mutlak dan
dominasi tak terbantahkan pada sosok ayah. Diskriminasi komunikasi ini
bermanifestasi melalui ketidakadilan epistemik dan kekerasan simbolik: suara anak
perempuan diremehkan akibat ideologi prioritas laki-laki 重男轻女 (Zhong Nan
Qing Nu) dan eksploitasi beban kerja domestik 女主内,男主外 (Nü Zhu Nei, Nan
Zhu Wai), sementara sosok ibu termarginalisasi dan direduksi wewenangnya
sebatas penyampai pesan untuk tetap patuh terhadap suami 三从 (San Cong).
Namun, temuan paling menonjol menunjukkan bahwa dalam menghadapi represi
sistem patrilineal dan tuntutan menjaga kehormatan keluarga 面子 (Mianzi), anak
perempuan tidak menyerah begitu saja. Mereka merespons dengan strategi
pembungkaman diri (self-silencing) untuk menghindari ancaman konflik (the
chilling effect). Pada puncaknya, mereka secara cerdik menciptakan transkrip
tersembunyi (hidden transcripts) dengan mempraktikkan resistensi tersembunyi
(covert resistance). Anak perempuan menampilkan kepatuhan semu di panggung
depan (front stage), namun secara mandiri menjalankan kehendak serta otonominya
sendiri secara diam-diam di panggung belakang (back stage).
Kata Kunci: Anak Perempuan Tionghoa, Etnografi Komunikasi, Keluarga
Patriarki, Pola Komunikasi, Resistensi Tersembunyi.
79 Ilmu Komunikasi 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Communication |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 09 Apr 2026 07:12 |
| Last Modified: | 09 Apr 2026 07:12 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48840 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
