Search for collections on Undip Repository

PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM INFLUENCER ATAS ENDORSEMENT KOSMETIK BERMERKURI (STUDI KASUS HELWA BEAUTY). _021 PDT 2026

MANURUNG, ELODYA AGATA ARINDA and Badriyah, Siti Malikhatun and Setyowati, Ro’fah (2026) PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM INFLUENCER ATAS ENDORSEMENT KOSMETIK BERMERKURI (STUDI KASUS HELWA BEAUTY). _021 PDT 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Elodya Agata Arinda Manurung-cover.pdf] Text
Elodya Agata Arinda Manurung-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of Elodya Agata Arinda Manurung-abstrak.pdf] Text
Elodya Agata Arinda Manurung-abstrak.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of Elodya Agata Arinda Manurung-bab 1.pdf] Text
Elodya Agata Arinda Manurung-bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (365kB)
[thumbnail of Elodya Agata Arinda Manurung-bab 2.pdf] Text
Elodya Agata Arinda Manurung-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (300kB)
[thumbnail of Elodya Agata Arinda Manurung-bab 3.pdf] Text
Elodya Agata Arinda Manurung-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (460kB)
[thumbnail of Elodya Agata Arinda Manurung-bab 4.pdf] Text
Elodya Agata Arinda Manurung-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (115kB)
[thumbnail of Elodya Agata Arinda Manurung-dapus.pdf] Text
Elodya Agata Arinda Manurung-dapus.pdf

Download (126kB)

Abstract

Perkembangan pemasaran digital melalui media sosial telah melahirkan praktik endorsement oleh influencer yang memiliki pengaruh besar terhadap keputusan pembelian konsumen. Namun, praktik ini menimbulkan persoalan hukum ketika produk yang dipromosikan terbukti mengandung bahan berbahaya, seperti merkuri, sebagaimana yang terjadi dalam kasus Helwa Beauty. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban hukum influencer atas kerugian konsumen serta bentuk perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada konsumen yang
dirugikan. Metode penelitian yang digunakan adalah doktrinal (yuridis-normatif) yang menggunakan spesifikasi deskriptif-analitis dengan menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer dapat dimintai pertanggungjawaban hukum secara
perdata apabila terpenuhi unsur perbuatan melawan hukum, terutama apabila terbukti lalai dalam memverifikasi legalitas dan keamanan produk yang dipromosikan. Selain itu, perlindungan hukum bagi konsumen dapat dilakukan melalui mekanisme preventif dan represif, baik melalui pengawasan regulatif maupun penyelesaian sengketa. Penelitian ini menegaskan pentingnya kehati-hatian, transparansi, dan kepatuhan hukum dalam praktik endorsement guna menjamin perlindungan konsumen di era ekonomi digital.
Kata Kunci: Pertanggungjawaban Hukum, Influencer, Endorsement, Kosmetik Bermerkuri, Perlindungan Konsumen.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pertanggungjawaban Hukum, Influencer, Endorsement, Kosmetik Bermerkuri, Perlindungan Konsumen
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 09 Apr 2026 06:44
Last Modified: 09 Apr 2026 06:44
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48837

Actions (login required)

View Item View Item