Amanta, Radinka Wastu and Supratiwi, Supratiwi (2026) ANALISIS KEGAGALAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN MINI ZOO SEBAGAI DESTINASI WISATA EDUKATIF DI KABUPATEN PURWOREJO. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Radinka_14010122120018_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (583kB) |
|
|
Text
Radinka_14010122120018_BAB I.pdf - Submitted Version Download (473kB) |
|
|
Text
Radinka_14010122120018_BAB II.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (829kB) |
|
|
Text
Radinka_14010122120018_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Radinka_14010122120018_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (269kB) |
|
|
Text
Radinka_14010122120018_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (298kB) |
|
|
Text
Radinka_14010122120018_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pembangunan objek wisata Mini Zoo di Kabupaten Purworejo yang
dianggarkan melalui APBD 2023 senilai Rp 9,4 miliar terhenti pelaksanaannya dan
mengalami kerusakan struktural sebelum sempat beroperasi. Penelitian ini
bertujuan mengkaji fenomena tersebut sebagai kegagalan kebijakan kebijakan
publik menggunakan pendekatan logical framework dan dimensi kegagalan Allan
McConnell. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui
wawancara, observasi, dan analisis dokumen termasuk Laporan Hasil Pemeriksaan
BPK.
Hasil penelitian menggunakan logical framework menunjukkan adanya
kegagalan berantai. Pada level input, ditemukan kelemahan berupa penetapan
lokasi di zona rawan bencana tanpa data penyelidikan tanah (sondir). Hal ini
berimplikasi pada output, yakni ketidaksesuaian konstruksi, seperti penggunaan
sloof bambu, yang diperparah oleh kebijakan pencairan anggaran 100% di saat
wujud fisik belum tuntas. Kerusakan tersebut menggagalkan pencapaian outcome
berupa target Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memicu impact negatif berupa
hilangnya opportunity cost untuk penanganan kemiskinan dan penurunan fungsi
zona hijau.
Berdasarkan kategorisasi McConnell, proyek pembangunan ini telah
memenuhi tiga dimensi kegagalan. Pertama, kegagalan proses (process failure)
akibat feasibility study hanya menjadi formalitas susulan. Kedua, kegagalan
program (programme failure) akibat lemahnya pengawasan kualitas fisik bangunan
dan pengabaian peringatan dini. Ketiga, kegagalan politik (political failure) yang
terkonfirmasi dari keluhan masyarakat yang melabeli bangunan tersebut sebagai
sampah visual, sehingga menurunkan kepercayaan publik. Secara keseluruhan,
pelaksanaan pembangunan yang hanya berfokus pada target penyerapan anggaran
tanpa mitigasi risiko mengakibatkan inefisiensi dan pemborosan keuangan daerah.
Kata Kunci: Kegagalan Kebijakan, Policy Failure, Logical Framework,
Pembangunan Infrastruktur.
77. Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 02:15 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 02:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48698 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
