Search for collections on Undip Repository

PERTANGGUNGJAWABAN PERDATA PENYALAHGUNAAN KEDUDUKAN HUKUM NOMINEE DALAM SEWA-MENYEWA TANAH OLEH WARGA NEGARA ASING (Studi Kasus Nomor : 76/PDT/2017/PT DPS). _033 PDT 2026

APRILIANI, DEVITA and Badriyah, Siti Malikhatun and Adhi, Yuli Prasetyo (2026) PERTANGGUNGJAWABAN PERDATA PENYALAHGUNAAN KEDUDUKAN HUKUM NOMINEE DALAM SEWA-MENYEWA TANAH OLEH WARGA NEGARA ASING (Studi Kasus Nomor : 76/PDT/2017/PT DPS). _033 PDT 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Devita Apriliani-cover.pdf] Text
Devita Apriliani-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of Devita Apriliani-abstrak.pdf] Text
Devita Apriliani-abstrak.pdf

Download (98kB)
[thumbnail of Devita Apriliani-bab 1.pdf] Text
Devita Apriliani-bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (385kB)
[thumbnail of Devita Apriliani-bab 2.pdf] Text
Devita Apriliani-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (313kB)
[thumbnail of Devita Apriliani-bab 3.pdf] Text
Devita Apriliani-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (413kB)
[thumbnail of Devita Apriliani-bab 4.pdf] Text
Devita Apriliani-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (123kB)
[thumbnail of Devita Apriliani-dapus.pdf] Text
Devita Apriliani-dapus.pdf

Download (218kB)

Abstract

Penggunaan nominee dalam perjanjian sewa-menyewa tanah oleh warga negara asing di Indonesia menimbulkan permasalahan hukum terkait kedudukan hukum (legal standing) dan pertanggungjawaban perdata para pihak. Skripsi ini bertujuan
untuk menganalisis interpretasi hukum terhadap konsep nominee serta pertanggungjawaban hukum atas penyalahgunaan kedudukan nominee berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi Bali Nomor 76/PDT/2017/PT DPS. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nominee dalam
perjanjian sewa-menyewa pada dasarnya dapat dibenarkan sepanjang berfungsi sebagai pemberian kuasa dan tidak bertentangan dengan Undang-Undang Pokok Agraria. Namun, dalam putusan tersebut hakim menafsirkan nominee sebagai
pemegang hak formal, sehingga beneficiary tidak diakui memiliki legal standing untuk menggugat. Penafsiran ini dinilai formalistik dan tidak sesuai dengan ketentuan KUHPerdata mengenai pemberian kuasa. Selain itu, konstruksi hubungan hukum antara pemilik tanah, nominee, dan beneficiary menimbulkan
ketidakpastian dalam penentuan pertanggungjawaban perdata. Oleh karena itu, diperlukan penafsiran hukum yang lebih substantif guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan bagi para pihak.
Kata Kunci: Nominee, Sewa-Menyewa Tanah, Warga Negara Asing, Legal Standing, Pertanggungjawaban Perdata.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Nominee, Sewa-Menyewa Tanah, Warga Negara Asing, Legal Standing, Pertanggungjawaban Perdata
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 08 Apr 2026 01:08
Last Modified: 08 Apr 2026 01:08
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48684

Actions (login required)

View Item View Item