Putri, Dwi (2026) Identifikasi Molekuler dan Analisis Potensi Biodegradasi Solar oleh Khamir Manglicolous yang Diisolasi dari Sedimen Mangrove – Tapak Semarang. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Dwi Putri.zip Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
01 Cover_Skripsi Dwi Putri.pdf Download (259kB) |
|
|
Text
02 Halaman Pengesahan_Skeipsi Dwi Putri.pdf Download (300kB) |
|
|
Text
04 Abstrak_Skripsi Dwi Putri.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
05 Abstract_Skripsi Dwi Putri.pdf Download (261kB) |
|
|
Text
06 Daftar Isi_Skripsi Dwi Putri.pdf Download (272kB) |
|
|
Text
10 Pendahuluan_Skripsi Dwi Putri.pdf Download (286kB) |
|
|
Text
15 Daftar Pustaka_Skripsi Dwi Putri.pdf Download (303kB) |
Abstract
Pencemaran air oleh solar banyak terjadi di kawasan pesisir akibat aktivitas
perkapalan, kebocoran tangki, dan pengelolaan bahan bakar yang kurang tepat.
Pendekatan biodegradasi menjadi metode yang lebih aman dan ramah lingkungan
untuk mengatasi kontaminasi hidrokarbon, salah satunya melalui pemanfaatan
khamir manglicolous yang mampu menggunakan hidrokarbon sebagai sumber
karbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies khamir
manglicolous asal sedimen mangrove Tapak, Semarang, serta menganalisis potensi
biodegradasinya terhadap solar pada berbagai konsentrasi. Metode penelitian
meliputi isolasi khamir dari sampel sedimen dan screening pertumbuhan secara
kualitatif pada media selektif yang mengandung solar. Isolat yang mampu tumbuh
kemudian diuji kemampuannya mendegradasi solar pada konsentrasi 1% (K1), 3%
(K2), dan 5% (K3) dan dihitung menggunakan metode gravimetri. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu
faktor isolat I1 (TPK1) dan I2 (TPK2) serta faktor konsentrasi solar 1% (K1), 3%
(K2), dan 5% (K3) dengan tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan Two Way
ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa isolat TPK2 memiliki kemampuan degradasi
tertinggi, dengan rata-rata kemampuan pada konsentrasi 1% sebesar 77,30%, 3%
sebesar 83,72%, dan 5% sebesar 83,77%, serta pertumbuhan paling optimal pada
konsentrasi solar 1%. Isolat TPK2 kemudian diidentifikasi secara molekuler
menggunakan marka ITS sebagai spesies Meyerozyma caribbica.
Kata kunci: biodegradasi, solar, khamir manglicolous, Meyerozyma caribbica
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 07 Apr 2026 08:59 |
| Last Modified: | 07 Apr 2026 08:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48679 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
