Search for collections on Undip Repository

Keanekaragaman dan Kemerataan Vegetasi Perkotaan dan Hubungannya dengan Konsentrasi Pencemar Udara (PM2.5 dan PM10) di Provinsi Daerah Khusus Jakarta

Firdaus, Aulia Nur Asjad (2026) Keanekaragaman dan Kemerataan Vegetasi Perkotaan dan Hubungannya dengan Konsentrasi Pencemar Udara (PM2.5 dan PM10) di Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Aulia Nur Asjad Firdaus.zip] Archive
Aulia Nur Asjad Firdaus.zip
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (16kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 4.ABSTRAK.pdf] Text
4.ABSTRAK.pdf

Download (282kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (345kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (268kB)
[thumbnail of 10.BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
10.BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (305kB)
[thumbnail of 15. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (298kB)

Abstract

Pertumbuhan urbanisasi dan meningkatnya aktivitas antropogenik di Provinsi
Daerah Khusus Jakarta berkontribusi terhadap penurunan kualitas udara, khususnya
melalui peningkatan konsentrasi partikulat halus berupa PM2.5 dan PM10. Di sisi
lain, keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan perkotaan berpotensi
berperan sebagai biofilter alami yang mampu menangkap dan mengendapkan
partikulat melalui permukaan daun dan struktur tajuk vegetasi. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman dan kemerataan vegetasi pada RTH,
distribusi kerapatan vegetasi berdasarkan nilai Normalized Difference Vegetation
Index (NDVI), distribusi konsentrasi PM2.5 dan PM10, serta hubungan antara
kerapatan vegetasi dengan tingkat pencemaran udara di Provinsi Jakarta. Penelitian
dilakukan pada lima kota administratif Jakarta. Data vegetasi diperoleh melalui
metode plot sampling menggunakan transek berpetak berukuran 30 × 10 m dan
dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) serta indeks
kemerataan (E). Kerapatan vegetasi dianalisis menggunakan citra satelit Sentinel-
2A periode Juni–Agustus 2025 untuk menghasilkan peta NDVI. Data konsentrasi
PM2.5 dan PM10 diperoleh dari Stasiun Pemantauan Kualitas Udara Ambien
(SPKUA) dan dianalisis menggunakan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).
Hubungan antara kerapatan vegetasi dan konsentrasi partikulat dianalisis
menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
keanekaragaman vegetasi pada RTH di Jakarta tergolong sedang dengan tingkat
kemerataan yang relatif tinggi pada beberapa lokasi, yang menunjukkan distribusi
individu antarspesies cukup seimbang dalam komunitas vegetasi. Distribusi NDVI
memperlihatkan variasi spasial kerapatan vegetasi antarwilayah administratif.
Konsentrasi PM2.5 dan PM10 di wilayah penelitian umumnya berada pada kategori
sedang hingga tidak sehat. Hasil uji korelasi menunjukkan hubungan negatif lemah
antara kerapatan vegetasi dan PM2.5 serta hubungan positif moderat antara
kerapatan vegetasi dan PM10, namun keduanya tidak signifikan secara statistik.
Secara keseluruhan, vegetasi perkotaan memiliki potensi ekologis dalam
mendukung kualitas udara, tetapi pada skala kota besar seperti Jakarta pengaruhnya
dipengaruhi oleh faktor lain seperti aktivitas transportasi, kepadatan penduduk, dan
kondisi atmosfer.
Kata kunci: Indeks Kehijauan, RTH, NDVI, Partikulat Atmosfer.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 07 Apr 2026 02:52
Last Modified: 07 Apr 2026 02:52
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48631

Actions (login required)

View Item View Item