Rahma, Azahra Rindya and Hudaya, Maula (2026) KEBERLANJUTAN PROGRAM KERJA SAMA PEMBANGUNAN ASEAN CONNECTIVITY DI TENGAH KUDETA MYANMAR 2021. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
COVER SKRIPSI_Azahra Rindya Rahma.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (430kB) |
|
|
Text
BAB I SKRIPSI_Azahra Rindya Rahma.pdf - Submitted Version Download (391kB) |
|
|
Text
BAB II SKRIPSI_Azahra Rindya Rahma.pdf - Submitted Version Download (498kB) |
|
|
Text
BAB III SKRIPSI_Azahra Rindya Rahma.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (783kB) |
|
|
Text
BAB IV SKRIPSI_Azahra Rindya Rahma.pdf - Submitted Version Download (194kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA SKRIPSI_Azahra Rindya Rahma.pdf - Submitted Version Download (210kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN SKRIPSI_Azahra Rindya Rahma.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (416kB) |
Abstract
Kudeta militer Myanmar pada 2021 menimbulkan ketidakstabilan politik domestik
yang berdampak tidak hanya pada kondisi internal Myanmar, melainkan juga pada
stabilitas kawasan Asia Tenggara, khususnya dalam kerja sama pembangunan
internasional program ASEAN Connectivity. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis bagaimana program ASEAN Connectivity tetap berlanjut di tengah
kudeta Myanmar 2021 yang terdiri dari tiga pilar yakni, physical connectivity,
institutional connectivity, dan people-to-people connectivity.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, studi pustaka, dan analisis dokumen resmi
serta laporan kebijakan terkait. Analisis penelitian menggunakan pendekatan
complex interdependence untuk memahami hubungan ketergantungan antarnegara
dan aktor nonnegara dalam konteks pembangunan kawasan. Kerangka analisis yang
digunakan meliputi konsep regionalisme dan kerja sama pembangunan yang
dugunakan untuk menjelaskan dinamika kerja sama antarnegara ASEAN dalam
bentuk kerja sama pembangunan kawasan.
Hasil penelitian menunjukkan pada ASEAN Connectivity mengalamai hambatan
pada beberapa proyek. Meskipun demikian, ASEAN menerapkan strategi adaptif
melalui diversifikasi konektivitas, melalui kerja sama sub-regional seperti IMT-GT,
mengembangkan konektivitas maritim untuk mengurangi ketergantungan koridor
darat Myanmar. Penelitian menyimpulkan bahwa ketidakstabilan politik domestik
suatu negara dapat menimbulkan efek domino pada sistem konektivitas yang saling
terhubung, namun pendekatan yang adaptif dan multidimensional dapat menjaga
kelangsungan kerja sama pembangunan di tengah krisis politik.
Kata kunci : Kudeta Myanmar, ASEAN Connectivity, Kerja Sama Pembangunan
Internasional, Complex Interdependence
27 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 01:55 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 01:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48542 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
