ESTININGTYAS, KHANSA and Subhan, Muhammad (2026) INTERAKSI NORMA GLOBAL DAN PENDEKATAN KEAMANAN PERBATASAN DALAM SIKLUS DESEKURITISASI MENUJU RESEKURITISASI ISU IMIGRAN ILEGAL AMERIKA SERIKAT (ERA BIDEN - TRUMP 2.0). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
Cover Skripsi_Khansa Estiningtyas_14050122140105-1-15.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (698kB) |
|
|
Text
Bab 1 _Khansa Estiningtyas_14050122140105-16-45.pdf - Submitted Version Download (390kB) |
|
|
Text
Bab 2 Skripsi_Khansa Estiningtyas_14050122140105-46-85.pdf - Submitted Version Download (519kB) |
|
|
Text
Bab 3 Skripsi_Khansa Estiningtyas_14050122140105-86-113.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (332kB) |
|
|
Text
Bab 4 Skripsi_Khansa Estiningtyas_14050122140105-114-116.pdf - Submitted Version Download (185kB) |
|
|
Text
Dafpus Skripsi_Khansa Estiningtyas_14050122140105-117-122.pdf - Submitted Version Download (191kB) |
Abstract
Skripsi ini mengkaji kebijakan penanganan imigran ilegal dari Meksiko ke
Amerika Serikat dengan menyoroti kebijakan pada era pemerintahan Joe
Biden dan Donald Trump 2.0 yang keduanya sama-sama ingin merespon
kekhawatiran publik atas maraknya imigran ilegal. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis bagaimana interaksi antara norma global tentang migrasi
dan pendekatan keamanan perbatasan mempengaruhi arah kebijakan imigran
ilegal Meksiko di Amerika Serikat. Fokus utama penelitian ini adalah
menjelaskan bagaimana proses norm diffusion, desekuritisasi, dan
resekuritisasi terjadi dalam perumusan kebijakan migrasi, serta bagaimana
dinamika tersebut mencerminkan tarik ulur kebijakan yang menunjukkan
adanya regime complexity. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif
kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari literatur
akademik, dokumen kebijakan pemerintah, dan laporan organisasi
internasional. Analisis dilakukan dengan menggunakan konsep norm
diffusion, teori sekuritisasi dari Copenhagen School, dan konsep regime
complexity untuk menjelaskan hubungan antara norma global dan
kepentingan keamanan domestik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada
era Joe Biden terjadi proses norm diffusion yang mendorong kebijakan
migrasi ke arah yang sesuai dengan norma global, sehingga menandai
terjadinya desekuritisasi isu imigran ilegal. Sebaliknya, pada era Trump 2.0
kebijakan kembali bergeser menuju resekuritisasi, dengan imigran ilegal
diposisikan sebagai ancaman terhadap keamanan nasional dan stabilitas
domestik. Perubahan arah ini menunjukkan adanya tarik ulur kebijakan yang
berujung pada siklus desekuritisasi dan resekuritisasi dan mencerminkan
bahwa kebijakan imigran ilegal Meksiko di Amerika Serikat tidak berjalan
secara linear, melainkan dipengaruhi oleh regime complexity dan dinamika
politik domestik.
Kata Kunci: Imigran ilegal, desekuritisasi, resekuritisasi, Joe Biden, Donald
Trump
22 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 01:37 |
| Last Modified: | 06 Apr 2026 01:37 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48540 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
