ARYAPUTRA, DAFFA NAUFAL and Rebala, Lazarus Tri Setyawanta and Susetyorini, Peni (2026) KOMPABILITAS PENGATURAN KESELAMATAN DAN KEAMANAN PELAYARAN INDONESIA TERHADAP HUKUM MARITIM INTERNASIONAL (STUDI KASUS TENGGELAMNYA KM. DUMAI EXPRESS DI PERAIRAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU PADA TAHUN 2009). _006 HI 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Daffa Naufal Aryaputra-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (319kB) |
|
|
Text
Daffa Naufal Aryaputra-abstrak.pdf Download (101kB) |
|
|
Text
Daffa Naufal Aryaputra-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (346kB) |
|
|
Text
Daffa Naufal Aryaputra-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (295kB) |
|
|
Text
Daffa Naufal Aryaputra-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (442kB) |
|
|
Text
Daffa Naufal Aryaputra-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (112kB) |
|
|
Text
Daffa Naufal Aryaputra-dapus.pdf Download (120kB) |
Abstract
Pelayaran di Indonesia adalah salah satu sistem transportasi yang sering digunakan karena negara ini berbentuk kepulauan. Dalam pengoperasiannya, kapal membutuhkan manajemen keselamatan dan keamanan yang optimal guna memberikan pelayanan yang terbaik pada para penumpangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengaturan keselamatan dan keamanan pelayaran di Indonesia didasarkan pada ketentuan hukum maritim internasional dan mengetahui penerapan pengaturan keselamatan pelayaran di Indonesia terhadap peristiwa tenggelamnya KM Dumai Express 10 di Perairan Provinsi Kepulauan Riau. Metode pendekatan yang digunakan yaitu metode pendekatan yuridis-normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data sekunder yang digunakan dalam penulisan hukum ini diperoleh dengan menggunakan metode studi kepustakaan, serta kemudian menggunakan analisis metode preskriptif. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pengaturan mengenai keselamatan dan keamanan pelayaran Indonesia sudah didasarkan pada Hukum Maritim Internasional secara optimal seperti peraturan standarisasi konstruksi kapal, sistem manajemen keselamatan kapal, dan kewajiban kelengkapan keselamatan pada kapal. Meskipun demikian, peristiwa tenggelamnya KM. Dumai Express 10 di perairan Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2009 belum diterapkan secara optimal. Keselamatan dan keamanan pelayaran adalah kewajiban mutlak bagi semua pihak yang memiliki kepentingan dalam transportasi perairan baik kargo maupun penumpang. Melalui budaya keselamatan dan keamanan pelayaran Indonesia, diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan yang diakibatkan oleh kelalaian para pihak industri pelayaran.
Kata kunci: keselamatan keamanan pelayaran, hukum maritim internasional, kasus KM Dumai Express 10
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keselamatan keamanan pelayaran, hukum maritim internasional, kasus KM Dumai Express 10 |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 01 Apr 2026 02:10 |
| Last Modified: | 01 Apr 2026 02:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48178 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
