Hidayati, Rizki and Larasati, Endang and Yuniningsih, Tri (2025) Pengembangan Pariwisata Berbasis Pengarusutamaan Gender Di Desa Wisata Nongkosawit Kota Semarang. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
SAMPUL.pdf - Submitted Version Download (565kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (882kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (544kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (955kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (742kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Submitted Version Download (163kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (211kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (688kB) |
Abstract
Kesenjangan gender di Indonesia masih terjadi akibat sistem struktur sosial budaya yang tidak setara. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender guna mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender di berbagai sektor, termasuk pariwisata. Desa Wisata Nongkosawit mengalami ketertinggalan dalam pengembangan pariwisata dibandingkan dengan desa wisata lainnya, seperti Wonolopo dan Kandri. Partisipasi perempuan dalam sektor ini masih rendah, yang disebabkan oleh tingkat pendidikan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan pariwisata berbasis pengarusutamaan gender serta faktor pendukung dan penghambatnya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dipilih dengan teknik snowball, dengan Ketua Pokdarwis sebagai informan kunci. Analisis dilakukan menggunakan teori Sara H. Longwe, teori faktor pengembangan pariwisata dan teori hambatan sosial yang memengaruhi peran gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengarusutamaan gender dalam pengembangan pariwisata di Desa Wisata Nongkosawit belum optimal pada dimensi kesadaran kritis, partisipasi, dan kontrol, sedangkan dimensi kesejahteraan dan akses sudah cukup baik. Berdasarkan analisis piramida Longwe, pemberdayaan perempuan masih terbatas pada dimensi akses, menunjukkan rendahnya kesetaraan gender. Faktor pendukung pengembangan pariwisata adalah nilai kepentingan sedangkan faktor penghambat utama adalah nilai sosial, komunikasi, kepercayaan, dan kebijakan. Kemudian terdapat hambatan sosial yang memengaruhi peran gender yaitu status sosial, hambatan memperoleh pekerjaan, status pekerjaan dan beban ganda. Untuk meningkatkan pengarusutamaan gender dalam pengembangan pariwisata, rekomendasi yang diberikan mencakup pelatihan peningkatan kapasitas perempuan, peran aktif masyarakat sebagai duta wisata, peningkatan ruang aspirasi publik, reformasi struktur organisasi Pokdarwis agar lebih inklusif dan transparan serta penghapusan hambatan sosial melalui kebijakan dan infrastruktur.
Kata Kunci: Pengembangan, Pariwisata, Pengarusutamaan Gender, Desa Wisata
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Public Administration |
| Depositing User: | Rusmanto MAP |
| Date Deposited: | 30 Mar 2026 04:34 |
| Last Modified: | 30 Mar 2026 04:34 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/48005 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
