Search for collections on Undip Repository

Perbandingan Efek Pemberian Paparan Asap Rokok Kretek dan Asap Vape Berbasis Asam Askorbat terhadap Kadar Superoksida Dismutase-3 (SOD-3), Malondialdehid (MDA), dan Histopatologi Trakea (Studi Eksperimental pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) terhadap Stress Oksidatif dan Histopatologi Trakea)

Anarizta, Levina Athaya and Sadhana, Udadi and Prasetyo, Awal (2026) Perbandingan Efek Pemberian Paparan Asap Rokok Kretek dan Asap Vape Berbasis Asam Askorbat terhadap Kadar Superoksida Dismutase-3 (SOD-3), Malondialdehid (MDA), dan Histopatologi Trakea (Studi Eksperimental pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) terhadap Stress Oksidatif dan Histopatologi Trakea). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK TESIS_Levina Athaya A_MIB FK] Text (ABSTRAK TESIS_Levina Athaya A_MIB FK)
ABSTRAK TESIS_Levina Athaya A_MIB FK.pdf

Download (11kB)

Abstract

Latar Belakang: Vape berbasis nikotin terkenal sebagai pengganti rokok konvensional. Berbagai penelitian telah membuktikan dampak buruk dari merokok, termasuk peningkatan stress oksidatif dan perubahan struktur trakea. Asam askorbat (AA) berpotensi sebagai penggannti nikotin dalam ¬e-liquid untuk vape. Penelitian mengenai keamanan AA sebagai alternatif nikotin masih belum banyak dilakukan.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efek stress oksidatif dan histopatologi trakea pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang dipapar oleh asap rokok kretek dan aerosol vape berbasis AA.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan pendekatan post-test only control group design pada 21 tikus putih (Rattus norvegicus). Tikus dibagi menjadi 3 kelompok secara acak: K1= kelompok tanpa paparan; K2= kelompok dengan paparan asap rokok kretek sebanyak 3 batang/hari; dan K3= kelompok dengan paparan aerosol vape berbasis AA dengan e-liquid sebanyak 0.5mL/hari. Paparan dilakukan selama 12 minggu, kemudian tikus diterminasi untuk diambil sampel darah secara retroorbital dan organ trakea. Data dianalisis secara statistik menggunakan One-Way ANOVA test, lalu dilanjutkan dengan Post Hoc Bonferroni test dan Games-Howell test (p<0.05).
Hasil Penelitian: Didapatkan hasil signifikan kadar SOD-3 pada kelompok K1 dengan K3 (p= 0.032) dan K2 dengan K3 (p= 0.006), jumlah sel goblet trakea pada K1 dengan K3 (p= 0.038), dan ketebalan epitel mukosa trakea pada K1 dengan K2 (p= 0.043). Kadar MDA tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok. Histopatologi trakea menunjukkan adanya kerusakan, dimana jumlah sel goblet pada K2 memiliki rerata paling tinggi (3,93±2,67) dan ketebalan epitel mukosa paling kecil pada K2 (34,65±6,55), diduga akibat disfungsi regenerasi organ trakea.
Kesimpulan: Paparan asap rokok kretek dengan paparan aerosol vape berbasis AA berbeda signifikan terhadap kadar SOD-3, jumlah sel goblet trakea, dan ketebalan epitel mukosa trakea. Kadar MDA tidak menunjukkan adanya perbedaan signifikan. AA sebagai alternative basis ¬e-liquid vape tidak menurunkan kadar stress oxidatif secara signifikan, sehingga memerlukan pengamatan lebih lanjut.
Kata Kunci: rokok, rokok elektrik, asam askorbat, stress oksidatif, histopatologi trakea.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: rokok, rokok elektrik, asam askorbat, stress oksidatif, histopatologi trakea
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program in Biomedical Science
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 02 Apr 2026 04:18
Last Modified: 02 Apr 2026 04:18
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47862

Actions (login required)

View Item View Item