Search for collections on Undip Repository

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNGREJO

ANNISA, ARDELITA DAYYINATI (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNGREJO. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO ARDELITA.pdf] Text
REPO ARDELITA.pdf - Published Version

Download (444kB)

Abstract

Latar Belakang: Perilaku merokok pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Kabupaten Kudus sebagai Kota Kretek menciptakan lingkungan sosial budaya yang unik dengan paparan budaya merokok yang tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Tahun 2024, wilayah kerja Puskesmas Tanjungrejo mencatat angka remaja merokok tertinggi sebesar 30% dibandingkan seluruh puskesmas di Kabupaten Kudus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior (TPB).
Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 94 siswa putra SMP/MTs di wilayah kerja Puskesmas Tanjungrejo yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen meliputi karakteristik responden (usia, uang saku, pendidikan dan pekerjaan orang tua), sikap (behavioral beliefs), penilaian terhadap dampak merokok (evaluation of outcomes), pandangan sosial (normative beliefs), motivasi mematuhi norma sosial (motivation to comply), kemudahan mendapatkan rokok (perceived power), dan kontrol diri (control beliefs). Variabel dependen adalah perilaku merokok yang dikategorikan menjadi perokok ringan dan perokok berat. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dan Fisher's Exact Test dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil: Dari 94 responden, sebanyak 57 (60,6%) berstatus merokok dengan proporsi perokok ringan 54,4% dan perokok berat 45,6%. Hasil analisis menunjukkan tiga variabel yang berhubungan signifikan dengan perilaku merokok yaitu sikap terhadap perilaku merokok (p=0,03; OR=7,188), motivasi untuk mematuhi norma sosial (p=0,03), dan kemudahan mendapatkan rokok (p=0,04). Variabel yang tidak menunjukkan hubungan signifikan meliputi usia, uang saku, pendidikan ayah, pendidikan ibu, pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, penilaian terhadap dampak merokok, pandangan sosial, dan kontrol diri (p>0,05).
Kesimpulan: Perilaku merokok pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Tanjungrejo lebih dipengaruhi oleh faktor psikososial dan lingkungan dibandingkan faktor demografis. Sikap permisif terhadap merokok merupakan faktor paling dominan (OR=7,188), diikuti oleh motivasi mematuhi norma sosial dan kemudahan akses rokok. Intervensi pencegahan merokok perlu difokuskan pada pembentukan sikap negatif terhadap rokok dan pengendalian akses rokok di lingkungan remaja.

Kata kunci: perilaku merokok, remaja, determinan, Theory of Planned Behavior

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 26 Mar 2026 01:43
Last Modified: 26 Mar 2026 01:43
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47791

Actions (login required)

View Item View Item