MAYANGSARI, Dian (2019) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INTENSI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA PERGURUAN TINGGI NEGERI MELAKUKAN TINDAKAN WHISTLEBLOWING. Masters thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1.T-Cover-12030113410049.pdf - Published Version Download (318kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4.T-Abstrak (Inggris)-12030113410049.pdf - Published Version Download (305kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5.T-Abstrak (Indonesia)-12030113410049.pdf - Published Version Download (307kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6.T-Daftar Isi-12030113410049.pdf - Published Version Download (422kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16.T-Fulltext PDF Bookmarks-12030113410049.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Berbagai kasus kecurangan terungkap beberapa waktu terakhir baik di sektor
swasta maupun di sektor pemerintahan. Sistem whistleblowing atau saluran pengaduan
sebagai salah satu cara mendeteksi terjadinya kecurangan. Intensi seorang individu untuk
melakukan sebuah tindakan memiliki tiga determinan, yaitu sikap terhadap perilaku, norma
subjektif, dan persepsi kontrol perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh usia, gender, komitmen organisasional, personal cost, tingkat keseriusan
pelanggaran, dan status pelanggar terhadap intensi melakukan whistleblowing.
Penelitian ini menggunakan data sampel yaitu Aparatur Sipil Negara di lingkungan
Universitas Diponegoro yang bekerja pada bidang Keuangan, Akuntansi, Pengelolaan Aset
dan Satuan Pengawas Internal. Jumlah sampel sebanyak 311 responden diperoleh dengan
menggunakan teknik sampling jenuh atau sensus. Data dianalisis menggunakan model
persamaan struktural yaitu Partial Least Squares-Structural Equation Modelling dengan
bantuan aplikasi SmartPLS versi 3.2.8.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, gender, komitmen organisasional,
personal cost, dan keseriusan pelanggaran berpengaruh terhadap intensi melakukan
whistleblowing, sedangkan status pelanggar tidak berpengaruh terhadap intensi melakukan
whistleblowing.
Implikasi teoritis yang dihasilkan dari penelitian ini adalah mendukung Theory of
Planned Behaviour sebagai teori yang umum digunakan untuk menjelaskan niat dan
perilaku whistleblowing. Peran para Aparatur Sipil Negara sebagai whistleblower perlu
mendapat dukungan yang baik sehingga diharapkan dapat meningkatkan intensinya untuk
melakukan tindakan whistleblowing yang pada akhirnya tindak pelanggaran yang mungkin
terjadi dapat diminimalisir.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | intensi, whistleblowing, usia, gender, komitmen organisasional, personal cost, keseriusan pelanggaran, status pelanggar. |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Master Program in Accounting |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 06:49 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 06:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47757 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
