Nuriantono, Mutiara Ananda (2024) Histomorfometri Limpa Tikus Putih (Rattus norvegicus) Setelah Pemberian Doksisiklin dan Ekstrak Etanol Bunga Telang,. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. Cover.pdf Download (26kB) |
|
|
Text
2. Halaman Pengesahan.pdf Download (36kB) |
|
|
Text
4. Abstrak.pdf Download (33kB) |
|
|
Text
9. Bab I. Pendahuluan.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
14. Daftar Pustaka.pdf Download (140kB) |
Abstract
Limpa merupakan organ limfoid terbesar yang berperan penting dalam sistem
kekebalan tubuh sebagai pertahanan tubuh dari antigen dan berperan dalam proses
hematopoiesis. Gangguan pada organ limpa terjadi karena adanya radikal bebas
yang menyebabkan kerusakan oksidatif. Kerusakan oksidatif dapat diinduksi oleh
doksisiklin. Radikal bebas yang menumpuk dapat diatasi menggunakan senyawa
antioksidan dari tanaman obat, salah satunya Clitoria ternatea L. atau bunga
telang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis histomorfometri limpa tikus putih
yang ditunjukkan dengan pengukuran diameter pulpa putih dan germinal center
setelah pemberian doksisiklin dan ekstrak etanol bunga telang serta kombinasinya.
Penelitian ini menggunakan hewan uji berupa 20 tikus Sprague Dawley jantan
(250-300 g berumur 4 bulan) dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, yaitu P0
(kontrol), P1 (perlakuan doksisiklin), P2 (perlakuan ekstrak etanol bunga telang),
dan P3 (perlakuan kombinasi). Pengambilan data meliputi histomorfometri limpa,
bobot absolut dan relatif organ limpa, serta kadar diferensial leukosit dilakukan
setelah 14 hari perlakuan. Data berupa angka dianalisis secara statistik parametrik
dengan uji ANOVA pada taraf kepercayaan 95%. Data yang tidak memenuhi
syarat sebagai data terdistribusi secara normal dan homogen dilakukan analisis
nonparametrik menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan
paparan doksisiklin, ekstrak etanol bunga telang, serta kombinasinya berbeda
tidak nyata terhadap bobot absolut dan relatif organ limpa, diameter pulpa putih,
diameter germinal center, serta kadar diferensial leukosit (P>0,05). Kesimpulan
yang didapatkan adalah pemberian ekstrak etanol bunga telang (Clitoria ternatea
L.) dapat mempertahankan struktur limpa tikus putih (Rattus norvegicus) yang
ditunjukkan dengan tidak adanya perubahan diameter pulpa putih dan germinal
center.
Kata Kunci: pulpa putih, germinal center, limfosit
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 03:57 |
| Last Modified: | 25 Mar 2026 03:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47723 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
