SAFIRA, Adinda Auriel (2026) PENGARUH FRAUD HEPTAGON TERHADAP KECENDERUNGAN FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022–2024). Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12030122140284.pdf - Published Version Download (383kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
5. S - Abstrak (Inggris) - 12030122140284.pdf - Published Version Download (369kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
4. S - Abstrak (Indonesia) - 12030122140284.pdf - Published Version Download (347kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12030122140284.pdf - Published Version Download (153kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12030122140284.pdf - Published Version Download (497kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12030122140284.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Pentingnya informasi laporan keuangan dalam memengaruhi keputusan investor sering mendorong perusahaan untuk menampilkan kinerjanya sebaik mungkin di mata investor, yang pada akhirnya dapat memicu pelaporan keuangan yang tidak jujur atau kecurangan laporan keuangan, yaitu tindakan penyajian laporan keuangan yang secara sengaja disalahsajikan untuk menipu para pemangku kepentingan seperti investor dan regulator. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh fraud heptagon terhadap kecenderungan fraudulent financial reporting yang dikemukakan oleh Reskino (2022) dalam Azizah & Reskino (2023) terdiri dari tujuh indikator yaitu pressure, opportunity, rationalization, competence, arrogance, culture, dan religiosity. Ketujuh indikator tersebut tidak dapat diukur secara langsung sehingga diproksikan melalui variabel financial target, ineffective monitoring, auditor switch, change of director, frequent number of CEO's picture, whistleblowing system, dan philanthropy. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2022–2024, dengan total sampel 141 unit analisis dan pengolahan data menggunakan perangkat lunak SPSS 26. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pressure terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap terjadinya fraudulent financial reporting, sedangkan opportunity, rationalization, competence, arrogance, culture, dan religiosity tidak berpengaruh signifikan terhadap fraudulent financial reporting.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kecurangan, fraudulent financial reporting, fraud heptagon |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Accounting |
| Depositing User: | Akuntansi Lib |
| Date Deposited: | 17 Mar 2026 08:48 |
| Last Modified: | 17 Mar 2026 08:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47704 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
