Simamora, Saut Samuel and Maharani, Maharani and Prihatningtias, Riski (2026) PENGARUH SUPLEMENTASI EPIGALLOCATECHIN-3 GALLAT TERHADAP EKSPRESI NUCLEAR FACTOR ERYTHROID 2 DAN MATRIX METALLOPROTEINASE-9 SEL GANGLION RETINA (Studi Eksperimental Pada Tikus Wistar Model Glaukoma dengan induksi N-Methyl-D-Aspartate)/TESIS. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-TESIS)
SAUT SAMUEL SIMAMORA -22040621320011-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (123kB) |
Abstract
Latar Belakang : Glaukoma merupakan penyakit neurodegeneratif progresif yang ditandai dengan kerusakan sel ganglion retina (Retinal Ganglion Cell/RGC) dan menjadi salah satu penyebab utama kebutaan irreversibel di dunia. Selain peningkatan tekanan intraokular, stres oksidatif dan proses inflamasi juga berperan penting dalam patogenesis glaukoma. Epigallocatechin gallate (EGCG), polifenol utama pada teh hijau, diketahui memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi yang berpotensi memberikan efek neuroprotektif.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian suplementasi epigallocatechin gallate (EGCG) secara oral terhadap ekspresi nuclear factor erythroid 2–related factor 2 (NRF2) dan matrix metalloproteinase-9 (MMP-9) pada sel ganglion retina tikus Wistar model glaukoma.
Metode : Penelitian eksperimental dengan desain post-test only randomized controlled group ini menggunakan 14 ekor tikus Wistar yang diinduksi glaukoma melalui injeksi intravitreal N-methyl-D-aspartate (NMDA). Subjek dibagi menjadi kelompok perlakuan yang menerima EGCG oral dosis 50 mg/kgBB/hari dan kelompok kontrol yang menerima phosphate buffered saline (PBS) selama dua minggu. Setelah perlakuan dilakukan enukleasi bulbi, pengambilan jaringan retina, serta pemeriksaan ekspresi NRF2 dan MMP-9 menggunakan metode RT-PCR. Data dianalisis dengan uji Independent t-test dan korelasi Pearson.
Hasil : Ekspresi NRF2 pada kelompok perlakuan (23,51 ± 0,54) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (20,83 ± 0,39) dengan perbedaan signifikan (p<0,001). Sebaliknya, ekspresi MMP-9 pada kelompok perlakuan (21,67 ± 0,46) lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol (23,26 ± 0,45) (p<0,001). Analisis korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat korelasi bermakna antara ekspresi NRF2 dan MMP-9 (p=0,744).
Simpulan : Pemberian EGCG oral meningkatkan ekspresi NRF2 dan menurunkan ekspresi MMP-9 pada sel ganglion retina tikus Wistar model glaukoma. Temuan ini menunjukkan potensi efek neuroprotektif EGCG melalui aktivasi jalur antioksidan NRF2/ARE dan penekanan jalur inflamasi NF-κB.
Kata Kunci : Glaukoma, EGCG, NRF2, MMP-9, sel ganglion retina
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Glaukoma, EGCG, NRF2, MMP-9, sel ganglion retina |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 17 Mar 2026 03:08 |
| Last Modified: | 17 Mar 2026 03:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47638 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
