Fasya, Fadia Ryona and Astrika, Lusia (2026) IMPLEMENTASI PERATURAN WALIKOTA SEMARANG NO. 83 TAHUN 2023 DALAM MENDUKUNG KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Fadia Ryona Fasya 14010122130085 Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (822kB) |
|
|
Text
Fadia Ryona Fasya 14010122130085 BAB 1.pdf - Submitted Version Download (494kB) |
|
|
Text
Fadia Ryona Fasya 14010122130085 BAB 2.pdf - Submitted Version Download (419kB) |
|
|
Text
Fadia Ryona Fasya 14010122130085 BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Fadia Ryona Fasya 14010122130085 BAB 4.pdf - Submitted Version Download (140kB) |
|
|
Text
Fadia Ryona Fasya 14010122130085 Dafpus.pdf - Submitted Version Download (129kB) |
|
|
Text
Fadia Ryona Fasya 14010122130085 Lampiran.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Peraturan Walikota
Semarang Nomor 83 Tahun 2023 tentang Pembentukan Unit Layanan Disabilitas
dan Pendidikan Karakter Peserta Didik dalam mendukung kebijakan pendidikan
inklusif di Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan metode triangulasi,
observasi, dan dokumentasi terhadap Dinas Pendidikan Kota Semarang, Rumah
Duta Revolusi Mental (RDRM), sekolah, orang tua peserta didik penyandang
disabilitas, serta murid non-disabilitas..
Analisis dilakukan menggunakan teori implementasi kebijakan dari George
C. Edward III yang meliputi variabel komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan
struktur birokrasi. Selain itu, analisis juga menggunakan konsep Index for
Inclusion melalui tiga dimensi, yaitu creating inclusive cultures, producing
inclusive policies, dan evolving inclusive practices.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator implementasi kebijakan
telah tercapai pada aspek komunikasi, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi
melalui koordinasi dan alur layanan yang jelas antara sekolah, Dinas Pendidikan,
dan RDRM. Pada dimensi Index for Inclusion, indikator creating inclusive
cultures, producing inclusive policies, dan evolving inclusive practices juga
tercapai melalui pelaksanaan asesmen psikologis pada Sistem Penerimaan Murid
Baru jalur afirmasi, psikoedukasi kepada guru, serta penyesuaian pembelajaran
berdasarkan rekomendasi profesional. Namun, indikator pada aspek sumber daya
belum sepenuhnya tercapai karena keterbatasan sumber daya manusia, tingginya
beban layanan, dan antrean pelayanan.
Faktor pendukung implementasi kebijakan meliputi dasar regulasi yang
jelas, komitmen pelaksana, serta koordinasi antar aktor. Sementara itu, faktor
penghambat berupa keterbatasan sumber daya manusia dan kapasitas layanan
yang terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan telah
berjalan dengan dukungan mekanisme koordinasi yang terstruktur, namun masih
memerlukan penguatan pada aspek sumber daya melalui peningkatan jumlah dan
kapasitas SDM serta dukungan anggaran dan fasilitas guna mendukung
keberlanjutan layanan pendidikan inklusif.
Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Kebijakan Pendidikan, Pendidikan
Inklusif, Disabilitas
57 Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 16 Mar 2026 03:58 |
| Last Modified: | 16 Mar 2026 03:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47571 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
