Manuputty, Jose Tymothy and Wiyati, Putri Sekar (2026) HUBUNGAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DAN RIWAYAT PERSALINAN DENGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERSEPSI TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN (STUDI PADA KASUS RUJUKAN ANTENATAL CARE DI RSUP DR. KARIADI SEMARANG). Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-TESIS)
JOSE TYMOTHY MANUPUTTY-22040419320005-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (148kB) |
Abstract
LATAR BELAKANG: Angka kematian ibu di Indonesia masih relatif tinggi dibandingkan negara lain di Asia Tenggara. Salah satu faktor yang berperan adalah rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dan persalinan. Pengetahuan yang baik dapat mendorong ibu hamil untuk segera mencari pelayanan kesehatan sehingga dapat mencegah komplikasi dan menurunkan risiko morbiditas serta mortalitas maternal. Pengetahuan, sikap, dan persepsi ibu hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor sosiodemografi dan riwayat obstetri.
TUJUAN: Mengetahui hubungan antara faktor sosiodemografi dan riwayat obstetri dengan tingkat pengetahuan, sikap, dan persepsi ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dan persalinan pada kasus rujukan antenatal di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
METODE: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 74 ibu hamil dengan rujukan antenatal yang menjalani pemeriksaan di Poliklinik Merpati RSUP Dr. Kariadi Semarang pada periode November–Desember 2025. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat untuk distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan uji chi-square, serta analisis multivariat dengan regresi logistik. Nilai p<0,05 dianggap bermakna secara statistik. HASIL: Sebanyak 64,9% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai tanda bahaya kehamilan, sedangkan 10,8% memiliki sikap dan persepsi yang baik. Analisis menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, dan jumlah kunjungan antenatal care (ANC) berhubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan ibu hamil (p<0,05). Sementara itu, tingkat pendidikan dan tingkat ekonomi berhubungan signifikan dengan sikap dan persepsi ibu hamil. Faktor usia, pekerjaan, usia kehamilan, serta riwayat persalinan hidup dan mati tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
SIMPULAN: Tingkat pendidikan dan status ekonomi yang lebih tinggi berhubungan dengan pengetahuan serta sikap dan persepsi yang lebih baik mengenai tanda bahaya kehamilan. Selain itu, jumlah kunjungan ANC yang lebih banyak berhubungan dengan peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan.
Kata Kunci: tanda bahaya kehamilan, pengetahuan, sikap, persepsi, antenatal care, faktor sosiodemografi.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tanda bahaya kehamilan, pengetahuan, sikap, persepsi, antenatal care, faktor sosiodemografi |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 17 Mar 2026 03:03 |
| Last Modified: | 17 Mar 2026 03:03 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47534 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
