Nareswari, Kharisma Pradipta and Widyaningtyas, Ryka (2026) Gambaran Perilaku Self-Care Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Rowosari Semarang. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Cover-Abstrak.pdf Download (354kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (94kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (411kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (121kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (130kB) |
|
|
Text
BAB VI.pdf Restricted to Registered users only Download (79kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (155kB) |
|
|
Text
lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text
Kharisma Pradipta Nareswari_Fulltext Skripsi.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
Latar belakang: Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan pengelolaan berkelanjutan. Self-care menjadi rangkaian pengelolaan DMT2 yang krusial untuk menjaga kestabilan glukosa darah dan mencegah terjadinya komplikasi. Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama berperan dalam mendukung praktik self-care pada pasien DMT2. Penelitian terkait gambaran perilaku self-care pada pasien DMT2 di fasilitas kesehatan primer diperlukan untuk mengidentifikasi tingkat perilaku self-care pada pasien DMT2 di wilayah tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku self-care pada pasien DMT2 di wilayah kerja Puskesmas Rowosari Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien DMT2 dengan total 289 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Rentang waktu pelaksanaan pada bulan November – Desember 2025 di wilayah Puskesmas Rowosari Semarang. Instrumen penelitian menggunakan Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) yang telah diuji validias dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dengan menyajikan tabel distribusi frekuensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki perilaku self-care kategori cukup (79,2%) dengan beberapa domain belum terlaksana secara optimal. Pada domain diet, pengobatan dan status merokok menunjukkan hasil perilaku yang baik dengan persentase 57,4%, 81%, dan 89,6%. Sementara itu, domain aktivitas fisik didominasi kategori cukup (40,8%), domain tes gula darah dan perawatan kaki masih tergolong kurang sebesar (93,8%) dan (49,5%). Kesimpulan: Mayoritas pasien DMT2 memiliki perilaku self-care yang cukup dalam mengelola DMT2 meskipun terdapat keterbatasan dalam mencapai perilaku self-care yang optimal di beberapa domain. Peran perawat diperlukan dengan memberikan intervensi atau edukasi agar kemampuan pasien dalam melakukan self-care pada domain tekait dapat meningkat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | DMT2; Self-Care; Manajemen DM |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | Nisnaeni_ N_ Keperawatan_FK |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 07:24 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 07:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47505 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
