Danu, Riko Herman (2026) PENENTUAN TEMPAT EVAKUASI SEMENTARA DAN JALUR EVAKUASI BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN CEPOGO, KABUPATEN BOYOLALI. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
FULL BAB.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
|
|
Text
COVER.pdf - Published Version Download (446kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (289kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (323kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (191kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (169kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kecamatan Cepogo yang terletak di Kabupaten Boyolali, merupakan salah satu wilayah dengan
tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor. Kondisi geografisnya yang berada di
lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, dengan curah hujan tinggi 2.500-3.500
mm/tahun, memperbesar risiko bencana yang dapat berdampak serius terhadap keselamatan
jiwa dan infrastruktur. Berdasarkan BNPB Kabupaten Boyolali Indeks Risiko Bencana Longsor
sebesar 24 klasifikasi tinggi, Kecamatan Cepogo mencatat 41 kejadian longsor di Kabupaten
Boyolali periode 2020-2024. Penelitian bertujuan untuk penentuan jalur dan tempat evakuasi
sementara berbasis pemetaan geospasial sebagai bagian strategi mitigasi bencana tanah longsor.
Metode yang digunakan meliputi analisis kerawanan longsor dengan parameter curah hujan,
kemiringan lereng, jenis tanah, geologi, dan tutupan lahan melalui pendekatan skoring dan
pembobotan menggunakan teknik overlay, Penentuan titik potensi bencana berdasarkan
permukiman rawan longsor, data kejadian dan observasi lapangan, Penentuan TES
menggunakan eliminasi sarana umum dengan kriteria dan jalur evakuasi memanfaatkan
network analysis dengan fitur closest facility untuk menemukan rute tercepat dan teraman. Hasil
analisis menunjukkan, Kerawanan rendah seluas 1026,01 Ha (14,8%), Kerawanan sedang
seluas 3311,9 Ha (60,2%), dan Kerawanan tinggi seluas 1.241,32 Ha (25%). Berdasarkan
validasi lapangan dan data historis, terdapat 14 titik potensi longsor prioritas yang tersebar di 6
Desa. Hasil analisis TES terdapat 7 lokasi Tempat Evakuasi Sementara (TES) memenuhi
kriteria aman berupa sarana pendidikan, peribadatan, dan pemerintahan, 13 rute jalur evakuasi
optimal dengan jarak berkisar 300 meter hingga 2,1 km dan waktu tempuh 4-28 menit. Hasil
penelitian diharapkan menjadi dasar dalam perencanaan tata ruang rawan bencana serta
meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di Kecamatan Cepogo.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Tanah Longsor, Tempat Evakuasi dan Jalur Evakuasi |
| Subjects: | Engineering > Urban and Regional Planning |
| Divisions: | School of Vocation > Diploma in Urban and Regional Planning |
| Depositing User: | Oktavia Perpus Vokasi |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 02:58 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 02:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47450 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
