Inayah, Fariza Indar and Hanani, Retna (2026) TAHAPAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA MELUNG KECAMATAN KEDUNGBANTENG, KABUPATEN BANYUMAS. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
FARIZA INDAR INAYAH_14020122120025_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (598kB) |
|
|
Text
FARIZA INDAR INAYAH_14020122120025_BAB I.pdf - Submitted Version Download (695kB) |
|
|
Text
FARIZA INDAR INAYAH_14020122120025_BAB II.pdf - Submitted Version Download (556kB) |
|
|
Text
FARIZA INDAR INAYAH_14020122120025_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
FARIZA INDAR INAYAH_14020122120025_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (129kB) |
|
|
Text
FARIZA INDAR INAYAH_14020122120025_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (209kB) |
|
|
Text
FARIZA INDAR INAYAH_14020122120025_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (862kB) |
Abstract
Desa Wisata Melung merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Banyumas
yang memiliki potensi wisata alam, edukasi, dan budaya yang cukup besar.
Pengembangan desa wisata ini diarahkan melalui pendekatan pemberdayaan
masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. Namun,
pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Permasalahan yang dihadapi meliputi
rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, serta
lemahnya kapasitas kelembagaan lokal. Kondisi tersebut menunjukkan adanya
kesenjangan antara potensi desa wisata dengan implementasi pemberdayaan
masyarakat di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan
menganalisis tahapan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan Desa
Wisata Melung, serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambatnya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat telah dilaksanakan
melalui tahapan penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan, namun belum
berjalan optimal. Faktor pendorong meliputi potensi sumber daya alam, dukungan
kelembagaan desa, dan kebijakan, sedangkan faktor penghambat meliputi
keterbatasan anggaran, kualitas sumber daya manusia yang belum merata,
keterbatasan sarana dan prasarana, serta kapasitas kelembagaan yang belum
mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas masyarakat dan
kelembagaan merupakan kunci keberlanjutan pengembangan Desa Wisata Melung.
Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, Pariwisata Berkelanjutan, Desa Wisata Melung
No.84 Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 02:32 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 07:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47446 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
