SHABRINA, RATIH GHITAHASYA and Santoso, Budi and Priyono, Ery Agus (2018) TINJAUAN HUKUM TERHADAP PEMBATALAN PUTUSAN ARBITRASE BERKAITAN DENGAN ADANYA AFILIASI ARBITER DALAM PENYELESAIAN PERMASALAHAN PERJANJIAN BUILD, OPERATE AND TRANSFER ANTARA PT. SEAWORLD INDONESIA DENGAN PT. PEMBANGUNAN JAYA ANCOL (Studi Kasus Putusan Nomor 305/Pdt.G/BANI/2014/PN Jkt. Utr). _049 Dagang 2018. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
RATIH GHITAHASYA SHABRINA_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (182kB) |
|
|
Text
RATIH GHITAHASYA SHABRINA_ABSTRAK.pdf Download (87kB) |
|
|
Text
RATIH GHITAHASYA SHABRINA_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (252kB) |
|
|
Text
RATIH GHITAHASYA SHABRINA_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (412kB) |
|
|
Text
RATIH GHITAHASYA SHABRINA_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (174kB) |
|
|
Text
RATIH GHITAHASYA SHABRINA_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (373kB) |
|
|
Text
RATIH GHITAHASYA SHABRINA_BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (89kB) |
|
|
Text
RATIH GHITAHASYA SHABRINA_DAFPUS.pdf Download (139kB) |
Abstract
Arbitrase adalah cara penyelesaian suatu sengketa perdata di luar peradilan umum yang didasarkan pada perjanjian arbitrase yang dibuat secara tertulis oleh para pihak yang bersengketa. Pengaturan mengenai arbitrase diatur dalam Undang Undang No. 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa.Putusan dalam penyelesaian sengketa melalui arbitrase bersifat final dan mengikat. Namun, adanya pembatalan atas putusan arbitrase dimungkinkan karena beberapa hal, antara lain yaitu alasan-alasan sebagaimana disebutkan di dalam Pasal 70 Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan penerapan hukum dalam penyelesaian sengketa secara non-litigasi yaitu melalui arbitrase dan mengetahui bagaimana akibat hukumnya bagi perjanjian yang telah dilakukan antara kedua belah pihak.
Metode pendekatan dalam penelitian hukum ini adalah pendekatan hukum yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitiannya bersifat deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data difokuskan pada data sekunder untuk menjawab pokok pokok permasalahan yang ada, kemudian digunakan metode analisis kualitatif.
Hasil penelitian hukum ini menghasilkan bahwa putusan arbitrase yang bersifat final dan binding tetap dapat dimintakan pembatalan putusannya apabila terdapat alasan-alasan sebagaimana disebutkan di dalam Pasal 70 Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Akibat hukum dari pembatalan Putusan BANI No. 513 adalah putusan tersebut menjadi batal dan sengketa harus diajukan kembali ke BANI dan diperiksa ulang.Meskipun kemudian di tingkat banding Mahkamah Agung RI menolak pembatalan Putusan BANI No. 513 ini namun tidak menghilangkan prinsip bahwa putusan arbitrase dapat dibatalkan.
Kata kunci: Arbitrase, Pembatalan, Putusan Arbitrase, Build Operate Transfer, PT Sea World Indonesia, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Arbitrase, Pembatalan, Putusan Arbitrase, Build Operate Transfer,PT Sea World Indonesia, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 01:22 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 01:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47323 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
