Hendry, Hendry and Lestari, Endang Sri and Prasetyo, Sigit Adi (2026) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK Graptophyllum pictum TERHADAP MARKER PERBAIKAN JARINGAN PADA KOLITIS ULSERATIF DENGAN INDIKATOR JUMLAH MAKROFAG M2, JUMLAH KOLAGEN, DAN JUMLAH FIBROBLAS. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK - TESIS)
HENDRY - 22010124420020 - TESIS - ABSTRAK.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar belakang: Kolitis ulseratif (KU) adalah penyakit inflamasi kronis mukosa kolon yang mengganggu fungsi pencernaan dan penyembuhan jaringan. Graptophyllum pictum (daun ungu) dilaporkan memiliki aktivitas antiinflamasi dan pro-regeneratif sehingga dapat mempercepat perbaikan mukosa.
Metode: Eksperimental in vivo pada 30 tikus Wistar (n=6 per kelompok) dibagi menjadi K0 (kontrol normal), K– (kontrol negatif kolitis), K+ (kontrol positif 5-ASA 120 mg/kg/hari), P1 (EGPE 100 mg/kg dua kali/hari), dan P2 (EGPE 100 mg/kg dua kali/hari + 5-ASA 120 mg/kg/hari). Kolitis diinduksi dengan DSS 2% pada hari 8–14; intervensi hari 15–24; pengambilan sampel pada hari 25. Fibroblas dihitung pada preparat HE menggunakan ImageJ; kolagen dianalisis dengan pewarnaan Masson/Mallory dan ImageJ; makrofag M2 diidentifikasi dengan IHC CD163. Analisis statistik menggunakan Shapiro-Wilk, Levene, dan One-Way ANOVA (SPSS v26).
Hasil: Rerata (±SD) jumlah fibroblas: K0 17,00±8,58; K– 14,33±9,52; K+ 18,33±10,52; P1 25,17±2,79; P2 27,33±10,86 (p=0,086). Rerata kolagen: K0 18,79±10,20; K– 17,88±3,39; K+ 19,21±11,41; P1 17,73±6,21; P2 23,99±10,83 (p=0,740). Rerata makrofag M2: K0 17,83±7,31; K– 16,00±9,70; K+ 21,33±14,05; P1 35,67±18,28; P2 27,33±15,54 (p=0,075). Semua perbedaan tidak mencapai signifikansi statistik pada titik pengamatan ini. Pemberian ekstrak menunjukkan tren biologis peningkatan fibroblas dan M2 serta deposisi kolagen tertinggi pada kelompok kombinasi, mengindikasikan efek imunomodulator dan stimulasi proliferasi jaringan. Nilai p untuk M2 mendekati signifikansi, memberi sinyal biologis potensial. Ketidakbermaknaan statistik kemungkinan disebabkan oleh variabilitas biologis, observasi hanya satu titik waktu, dan keterbatasan kuantifikasi histologis.
Kesimpulan: Ekstrak Graptophyllum pictum menunjukkan kecenderungan mempercepat perbaikan jaringan pada tikus dengan KU melalui peningkatan fibroblas dan makrofag M2, namun tidak mencapai signifikansi statistik; studi lanjutan dengan desain longitudinal, variasi dosis, penilaian multipel waktu, dan evaluasi molekuler direkomendasikan. Riset lanjutan disarankan melibatkan analisis molekuler, berbagai dosis, dan beberapa titik waktu untuk validasi efek terapeutik lebih luas.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Graptophyllum pictum, Ulcerative Colitis, Makrofag M2, Fibroblas, Deposisi Kolagen |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program in Biomedical Science |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 02:34 |
| Last Modified: | 12 Mar 2026 02:34 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47291 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
