PRATAMA, HARYA DEKA (2025) PENGARUH MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum) SEBAGAI BAHAN ANESTESI TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN ARWANA SILVER (Osteoglossum bicirrhosum) DALAM PENGANGKUTAN SELAMA 8 JAM (25da738). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Harya Deka Pratama 25da738 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Ikan Arwana merupakan ikan hias predator yang banyak diminati para
pecinta ikan hias baik lokal maupun mancanegara, dalam pengirimannya sering kali
mengalami kendala yaitu kematian pada saat transortasi. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai
bahan anestesi alami terhadap kelangsungan hidup benih ikan arwana silver
(Osteoglossum bicirrhosum) selama proses pengangkutan tertutup selama 8 jam,
serta menentukan dosis terbaik yang menghasilkan tingkat kelulushidupan optimal.
Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dosis minyak cengkeh, yaitu 0
mL/L (kontrol), 1,07 mL/L, 1,22 mL/L, dan 1,38 mL/L, masing-masing dengan tiga
ulangan. Parameter yang diamati meliputi waktu induksi, waktu recovery, tingkah
laku, frekuensi bukaan operkulum, kelulushidupan, serta kualitas air (suhu, pH, dan
oksigen terlarut). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan minyak
cengkeh berpengaruh nyata terhadap waktu induksi, waktu recovery, frekuensi
bukaan operkulum, dan kelangsungan hidup benih ikan arwana (p < 0,05). Waktu
induksi tercepat diperoleh pada perlakuan dosis 1,38 mL/L dengan rata-rata 4,12 ±
0,60 menit, sedangkan waktu recovery tercepat tercatat pada dosis 1,07 mL/L.
Persentase kelulushidupan tertinggi setelah transportasi selama 8 jam dicapai pada
dosis 1,07 mL/L dengan nilai mencapai 100%. Parameter kualitas air masih berada
dalam kisaran optimal bagi kehidupan ikan arwana, dengan suhu 27–29°C, pH 7,0
7,4, dan DO 5–6 mg/L. Dapat disimpulkan bahwa minyak cengkeh efektif
digunakan sebagai bahan anestesi alami untuk transportasi benih ikan arwana silver,
dengan dosis optimal sebesar 1,07 mL/L yang mampu menekan stres transportasi,
mempercepat pemulihan, dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup ikan.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis dalam praktik
transportasi ikan hias bernilai ekonomi tinggi dengan pendekatan ramah
lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | minyak cengkeh, anestesi alami, Osteoglossum bicirrhosum, transportasi ikan, kelangsungan hidup. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 06:13 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 06:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47245 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
