KALTIMURNI, MEGA SHAFIRA (2026) ANALISIS HUBUNGAN PENERAPAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEGANDAN, KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
REPO MEGA SHAFIRA.pdf - Published Version Download (515kB) |
Abstract
Diare yang termasuk dalam penyakit berbasis lingkungan masih menjadi penyakit yang banyak menyerang anak berusia di bawah 5 tahun dan berkontribusi terhadap tingginya angka kesakitan anak di negara bekembang. Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan strategi penting guna mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan melalui perubahan perilaku sanitasi total. Namun, masih perlu dikaji lebih lanjut mengenai komponen perilaku STBM yang paling berpengaruh terhadap kejadian diare pada balita di wilayah perkotaan padat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan penerapan pilar 2 hingga 5 STBM dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pegandan, Kota Semarang.
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Melalui teknik purposive sampling, didapatkan 105 balita yang diwakilkan pengasuhnya untuk menjadi sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (p<0,05).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah menerapkan praktik cuci tangan pakai sabun dan pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga dengan baik (> 50%). Berdasarkan hasil analisis Chi-Square, ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara penerapan cuci tangan pakai sabun (p=0,001) dan pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (p=0,018) dengan kejadian diare pada balita. Sementara pada pengelolaan sampah dan limbah cair tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan STBM, khususnya praktik cuci tangan pakai sabun dan pengelolaan air minum dan makanan, merupakan faktor penting yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah perkotaan padat. Penguatan intervensi perubahan perilaku dalam program STBM perlu diprioritaskan untuk mendukung upaya pencegahan diare pada balita.
Kata Kunci : STBM, diare, balita, sanitasi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Public Health |
| Divisions: | Faculty of Public Health > Department of Public Health |
| Depositing User: | endah nurkhayati |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 04:23 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 04:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47232 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
