Search for collections on Undip Repository

POTENSI KAPANG ENDOFIT MANGROVE DARI TELUK AWUR, KABUPATEN JEPARA DALAM MEMPRODUKSI AN TIBAKTERI DAN ENZIM EKSTRASELULER PENDEGRADASI POLISAKARIDA (25dik733)

WIBOWO, CHRISTIAN (2025) POTENSI KAPANG ENDOFIT MANGROVE DARI TELUK AWUR, KABUPATEN JEPARA DALAM MEMPRODUKSI AN TIBAKTERI DAN ENZIM EKSTRASELULER PENDEGRADASI POLISAKARIDA (25dik733). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Christian Wibowo 25dik733 FULL.pdf] Text
Christian Wibowo 25dik733 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Kapang merupakan organisme fungi yang dapat hidup berdampingan
dengan organisme lainnya serta memiliki potensi yang bervariasi. Kapang endofit
mangrove diketahui mampu memproduksi metabolit sekunder maupun enzim se
hingga kapang menjadi salah satu kelompok mikroba yang signifikansinya layak
untuk diteliti, terutama dari aspek antibakteri dan aktivitas enzimatis. Penelitian ini
dilakukan guna mengeksplorasi potensi kapang endofit mangrove dengan target
utama berupa pencarian aktivitas antibakteri serta enzim ekstraluler. Metode
penelitian ini mengacu pada metode deskriptif eksploratif, dengan tahapan terdiri
dari isolasi kapang, purifikasi, pengamatan makroskopis, skrining antibakteri, iden
tifikasi mikroskopis, uji enzimatis, kultur massal, uji antibakteri, skrining fitokimia,
dan identifikasi Deoxyribonucleic acid (DNA) barcoding. Melalui isolasi kapang,
terdapat 43 isolat yang berhasil diperoleh dari batang serta daun mangrove Ex
coecaria agallocha, Acanthus ilicifolius, dan Lumnitzera racemosa. Isolat
kemudian dilakukan skrining antibakteri terhadap patogen Escherichia coli dan
Staphylococcus aureus, dimana terdapat 1 isolat yang aktif terhadap E. coli, 10 iso
lat aktif terhadap S. aureus, dan 5 yang aktif terhadap kedua patogen uji. Hasil uji
enzimatis menunjukkan bahwa terdapat 6 isolat yang aktif memproduksi selulase,
1 isolat aktif terhadap lakase, 7 isolat terhadap tanase, dan 5 isolat dengan aktivitas
lignin peroksidase. Isolat dengan kode S1.M2.B2(I), S2.M2.D2(IV)C, S2.M2.B1(I),
dan S2.M1.D2(I) dilanjutkan ke tahap uji antibakteri melalui senyawa yang berhasil
di ekstraksi. Pada hasil uji antibakteri, didapatkan bahwa isolat dengan kode
S2.M2.B1(I) pada konsentrasi 1.000 µg/disc mampu menghasilkan diameter zona
hambat tertinggi sebesar 22,28±1,59 mm terhadap S. aureus. Berdasarkan skrining
fitokimia, ekstrak senyawa isolat S2.M2.B1(I) mengandung metabolit sekunder fla
vonoid dan alkaloid. Melalui proses DNA barcoding, isolat dengan kode S1.M2.B2(I)
teridentifikasi sebagai Phaeophleospora eucalypticola, S2.M2.D2(IV)C sebagai
Curvularia lunata, dan S2.M2.B1(I) sebagai Paraconiothyrium sp. Berdasarkan
penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kapang endofit mangrove memiliki potensi
untuk memproduksi antibakteri maupun enzim dengan karakteristik pendegradasi
kayu.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Curvularia lunata, Excoecaria agallocha, Metabolit Sekunder, Par aconiothyrium sp., Phaeophleospora eucalypticola
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 11 Mar 2026 03:53
Last Modified: 11 Mar 2026 03:53
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47220

Actions (login required)

View Item View Item