HAMSYA, BISMI FADILLAH (2025) STUDI EVALUASI EFEKTIVITAS BREAKWATER DI PANTAI SLAMARAN KOTA PEKALONGAN (25dos729). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
BISMI FADILLAH HAMSYA 25dos729 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kawasan pesisir Kota Pekalongan, khususnya Pantai Slamaran, merupakan
wilayah yang memiliki peran penting secara sosial, ekonomi, dan ekologis bagi
masyarakat setempat. Namun, dalam dua dekade terakhir, kawasan ini menghadapi
tekanan serius akibat abrasi, sedimentasi, dan penurunan muka tanah yang cukup
tinggi. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian terhadap tinggi gelombang dan arah
datang gelombang untuk mengetahui sejauh mana struktur breakwater berfungsi
sesuai dengan perencanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinggi
gelombang serta mengevaluasi kemampuan breakwater dalam meredam tinggi
gelombang pada perairan Pantai Slamaran, Pekalongan. Data yang digunakan
meliputi Data Pasang Surut Harian Tahun 2024, Data Angin Harian Tahun 2015
2024, Dimensi Eksisting Breakwater, dan Peta Rupabumi Skala 1:25000 Kota
Pekalongan. Metode yang diterapkan antara lain metode Least Square untuk
pengolahan pasang surut, windrose untuk visualisasi arah angin dominan dan
kecepatan rata-rata angin, modul Coupled Model FM untuk menganalisis pola
penjalaran gelombang, dan perhitungan perencanaan breakwater Pantai Slamaran.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi gelombang signifikan rata-rata sekitar
0,78-1,04 meter, yang bergantung pada kondisi angin dan musim. Nilai ini
menunjukkan bahwa perairan Pantai Slamaran memiliki aktivitas gelombang yang
cukup tinggi dan berpotensi memberikan tekanan hidrodinamika yang kuat
terhadap struktur pantai. Kondisi bangunan existing pada dasarnya kurang efektif
dalam meredam tinggi gelombang karna hanya memiliki elevasi puncak 0,5m.
Hasil perhitungan yang didapat untuk penyesuaian atau perbaikan bangunan ini
yaitu berat unit tetrapod sebesar 2,745 ton, elevasi puncak bangunan pada 5,4 m,
kedalaman perairan 3 m, sehingga elevasi total bangunan mencapai 8,4 m. Selain
itu, lebar puncak dan lebar lapis lindung masing-masing direkomendasikan sebesar
4,5 m, dengan kepadatan pemasangan sekitar 8 unit tetrapod tiap 10 m². Temuan
ini penting untuk dilakukan dalam upaya evaluasi efektivitas breakwater di Pantai
Slamaran guna memastikan bahwa struktur tersebut masih berfungsi optimal dalam
meredam tinggi gelombang, menstabilkan garis pantai, dan mendukung
pengelolaan pesisir yang berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Breakwater, Gelombang, Coupled Model FM, Evaluasi, Kota Pekalongan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 11 Mar 2026 03:02 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 03:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47207 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
