Search for collections on Undip Repository

INFESTASI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI KERAMBA JARING APUNG WADUK ROWO JOMBOR, KLATEN (25da722)

YANADEA, ELVIRA CLARA (2025) INFESTASI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI KERAMBA JARING APUNG WADUK ROWO JOMBOR, KLATEN (25da722). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Elvira_Clara_Yanadea 25da722 FULL.pdf] Text
Elvira_Clara_Yanadea 25da722 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Ikan Nila (Oreochromis niloticus) merupakan jenis ikan yang paling banyak
dibudidayakan di Waduk Rowo Jombor, Klaten. Petani sering melaporkan hasil
panen yang kurang optimal akibat pertumbuhan ikan yang lambat, yang diduga
berkaitan dengan infestasi ektoparasit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
jenis ektoparasit yang menginfeksi ikan nila dan mengetahui stadia ikan nila yang
paling rentan terhadap infeksi ektoparasit yang dibudidayakan di Keramba Jaring
Apung Waduk Rowo Jombor, Klaten. Penelitian yang dilakukan dengan metode
eksploratif. Sebanyak 162 ikan diambil dari enam keramba menggunakan metode
random sampling dan dikelompokkan berdasarkan umur (1–6 bulan, merujuk pada
umur biologis). Pengamatan meliputi gejala klinis, faktor kondisi, mikrohabitat
ektoparasit, prevalensi, intensitas, dominansi, dan kualitas air. Hasil penelitian
menunjukkan adanya gejala klinis berupa produksi lendir berlebih, kemerahan,
sisik lepas, insang pucat, dan sirip geripis. Sebanyak 67,9% ikan tergolong kurang
sehat dengan nilai faktor kondisi berkisar antara 1,47–1,9. Ikan berumur tiga bulan
menunjukkan prevalensi dan intensitas infestasi ektoparasit tertinggi yaitu
Trichodina sp. (96,29%; 378,65 individu/ikan), Dactylogyrus sp. (85,18%; 20,11
individu/ikan), dan Gyrodactylus sp. (48,14%; 8,1 individu/ikan), sedangkan ikan
berumur enam bulan menunjukkan nilai terendah. Pada seluruh kelompok umur,
Trichodina sp. merupakan parasit yang mendominasi (88,87–94,37%), diikuti oleh
Dactylogyrus sp. (4,26–9,17%) dan Gyrodactylus sp. (1,23–2,79%). Kualitas air
menunjukkan bahwa suhu, DO, dan nitrit dalam kisaran optimal, sedangkan
kecerahan, pH, amonia, dan nitrat melebihi kisaran optimal bagi ikan nila.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ikan Nila; Ektoparasit; Keramba Jaring Apung; Waduk Rowo Jombor
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 11 Mar 2026 01:52
Last Modified: 11 Mar 2026 01:52
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47184

Actions (login required)

View Item View Item