Faridah, Farah Nur (2024) Pengaruh Intensitas Cahaya Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kandungan Flavonoid Kalus Tomat (Solanum lycopersicum L.) Varietas Servo F1 Secara In Vitro. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1 COVER.pdf Download (334kB) |
|
|
Text
2 HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (519kB) |
|
|
Text
4 ABSTRAK.pdf Download (403kB) |
|
|
Text
5 DAFTAR ISI.pdf Download (699kB) |
|
|
Text
9 BAB I.pdf Download (338kB) |
|
|
Text
14 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (367kB) |
Abstract
Tomat (Solanum lycopersicum L.) mengandung senyawa flavonoid yang
dimanfaatkan dalam berbagai macam bidang industri, sehingga flavonoid
dibutuhkan dalam jumlah yang tinggi. Akan tetapi, tumbuhan memproduksi
flavonoid dalam jumlah yang rendah. Oleh karena itu, dibutuhkan teknologi untuk
memproduksi senyawa flavonoid dalam jumlah yang tinggi. Produksi flavonoid
dapat ditingkatkan menggunakan metode kultur kalus yang dipengaruhi oleh
intensitas cahaya. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh intensitas cahaya
terhadap pertumbuhan dan kandungan flavonoid serta meneliti intensitas cahaya
yang mampu menghasilkan pertumbuhan yang optimal maupun kandungan
flavonoid tertinggi. Plumula dari kecambah tomat digunakan sebagai sumber
eksplan dan ditanam pada media MS yang mengandung BAP 2 ppm serta 2,4-D 1
ppm. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor
tunggal berupa intensitas cahaya pada tingkat berbeda (0, 1.000, 2.000, dan 3.000
lux) dengan empat ulangan. Analisis data menggunakan ANOVA yang dilanjut
dengan uji DMRT. Parameter yang diamati yaitu waktu inisiasi kalus, berat segar,
berat kering, kandungan flavonoid, dan morfologi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa intensitas cahaya tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap waktu
inisiasi kalus. Intensitas cahaya memberikan pengaruh nyata pada berat segar, berat
kering, dan kandungan flavonoid kalus. Berat segar dan berat kering yang optimal
diperoleh dari kalus dengan intensitas cahaya 2.000 lux. Intensitas cahaya 2.000 –
3.000 lux menghasilkan kandungan flavonoid tertinggi. Tekstur kalus kompak
diperoleh dari seluruh perlakuan. Perlakuan tanpa cahaya (0 lux) menghasilkan
warna kalus putih kecokelatan, 1.000 lux putih kekuningan, 2.000 lux putih
kekuningan dan putih kehijauan, 3.000 lux putih kehijauan. Penelitian ini dapat
digunakan untuk penelitian lanjutan dengan mengkaji ekpresi gen yang terlibat
dalam pertumbuhan dan produksi flavonoid pada kalus yang diinduksi intesitas
cahaya berbeda.
Kata Kunci : Cahaya, Kalus, Metabolit sekunder, Pertumbuhan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 07:14 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 07:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47125 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
