HUTABARAT, Maria Kristin (2022) DAMPAK PROGRAM BANTUAN LANGSUNG TUNAI TERHADAP PENGELUARAN KONSUMSI RUMAH TANGGA DI INDONESIA STUDI KASUS IFLS-4 DAN IFLS-5. Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover-12020118120047.pdf - Published Version Download (533kB) |
|
|
Text (Abstract (Inggris))
4. S - Abstract (Inggris)-12020118120047.pdf - Published Version Download (632kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia)-12020118120047.pdf - Published Version Download (595kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi-12020118120047.pdf - Published Version Download (584kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka-12020118120047.pdf - Published Version Download (636kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmark-12020118120047.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan program pemberian bantuan
sosial tidak bersyarat kepada Keluarga Miskin yang ditetapkan sebagai keluarga
penerima manfaat program BLT. Melalui BLT, program ini dapat membantu
masyarakat miskin untuk tetap memenuhi kebutuhan hariannya. Bantuan tunai
tersebut akan menambah penghasilan rumah tangga secara keseluruhan sehingga
dapat menimbulkan perubahan pengeluaran konsumsi rumah tangga penerima.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak dari program
Bantuan Langsung Tunai (BLT) terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga di
Indonesia. Variabel yang digunakan adalah variabel dummy BLT, dan variabel
kontrol yang meliputi karakteristik rumah tangga, karakteristik kemiskinan, dan
program bantuan lainnya. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang
diperoleh melalui Indonesia Family Live Survey (IFLS) di wave 4 dan wave 5
yang diambil oleh rand.org. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian
ini adalah metode Difference in Difference.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam perubahan tingkat
pengeluaran konsumsi rumah tangga antara kelompok treatment dan kelompok
control, yaitu pengeluaran konsumsi rumah tangga lebih besar 0,146 persen
dibandingkan dengan rumah tangga bukan penerima manfaat Bantuan Langsung
Tunai. Dengan menggunakan pendekatan regresi Fixed Effect, pada Base Model
diketahui bahwa adanya kebijakan Bantuan Langsung Tunai pendapatan rumah
tangga yang mendapat BLT lebih besar sebesar 0,174 persen dibandingkan yang
bukan penerima BLT dan Extended Model sebesar 0,130 persen lebih besar
dibandingkan yang bukan penerima BLT. Variabel kontrol yang berpengaruh
positif terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga adalah gender, yeareduc,
income, urban, electricity, drinkingwater, goodcook sedangkan variabel kontrol
yang berpengaruh negatif terhadap pengeluaran konsumsi rumah tangga adalah
age, marital_status, province, pkh dan raskin.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bantuan Langsung Tunai, IFLS, Pengeluaran Konsumsi, Difference-in-Difference. |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | Didik FEB |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 05:16 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 05:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47113 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
