Rahma, Faradita Rizka (2024) Eksplorasasi Rhizopus sp. dari Berbagai Daerah Sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (42kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (12kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (12kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (57kB) |
|
|
Text
10. PENDAHULUAN.pdf Download (74kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (153kB) |
Abstract
Diare merupakan penyakit umum yang terjadi di kalangan masyarakat
Indonesia. Bakteri penyebab diare yaitu Escherichia coli dan Staphylococcus
aureus yang merupakan flora normal di dalam tubuh namun dapat menginfeksi
saluran pencernaan. Tempe merupakan hasil fermentasi kedelai dengan ragi lokal
yang mengandung Rhizopus sp. sebagai inokulum. Pada tahap proses fermentasi,
karbohidrat, lemak dan protein dipecah oleh enzim hidrolitik yang terdapat pada
Rhizopus sp. Kapang Rhizopus diketahui menghasilkan senyawa antibakteri yang
aktif secara biologis (antagonis) terhadap berbagai bakteri enterik patogen.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengisolasi Rhizopus sp. dari ragi
tempe yang berasal dari 10 daerah di Indonesia, menguji aktivitas antibakteri pada
isolat Rhizopus sp, dan menguji MIC ekstrak Rhizopus sp yang dapat menghambat
Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Metode penelitian yang dilakukan
yaitu dengan mengisolasi Rhizopus sp. yang diambil dari ragi tempe asal berbagai
daerah; karakterisasi 10 isolat jenis ragi secara makroskopis dan mikroskopis;
fermentasi dan seleksi isolat potensial Rhizopus sp. dengan uji antibakteri 10
supernatan Rhizopus sp. terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus;
fermentasi isolat Rhizopus sp. terpilih dan produksi ekstrak etil asetat Rhizopus sp.;
menguji minimum inhibitor concentration ekstrak Rhizopus sp dengan variasi
konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%. Hasil yang didapat dari pengujian
antibakteri ekstrak Rhizopus sp. terhadap Escherichia coli adalah isolat R7 yang
berasal dari Jogja, sedangkan isolat R5 yang berasal dari Surabaya mampu
menghambat Staphylococcus aureus. Uji MIC ekstrak etil asetat Rhizopus sp.
terhadap E.coli dengan konsentrasi 10% menghasilkan luas zona hambatan 1.6 mm.
Pada S.aureus, uji MIC dengan konsentrasi 10% menghasilkan luas zona hambatan
2.1 mm.
Kata kunci : ragi tempe, antibakteri, Escherichia coli, Staphylococcus aureus
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 10 Mar 2026 02:35 |
| Last Modified: | 10 Mar 2026 02:35 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/47044 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
