Search for collections on Undip Repository

PENGARUH EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN TINGKAT KELULUSHIDUPAN LARVA IKAN GURAMI (Osphronemus goramy) YANG TERINFEKSI Saprolegnia sp. (25da714)

PUTRI, NOVITA KUMALA (2025) PENGARUH EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP DAYA TETAS TELUR DAN TINGKAT KELULUSHIDUPAN LARVA IKAN GURAMI (Osphronemus goramy) YANG TERINFEKSI Saprolegnia sp. (25da714). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Novita Kumala Putri 25da714 FULL.pdf] Text
Novita Kumala Putri 25da714 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Ikan gurami (Osphronemus goramy) merupakan komoditas unggulan bernilai
ekonomis tinggi. Namun, proses penetasan sering terkendala oleh tingginya
kegagalan menetas akibat infeksi jamur, terutama Saprolegnia sp. Penanganan
menggunakan bahan kimia memang umum dilakukan, tetapi berpotensi
menimbulkan dampak negatif bagi organisme budidaya maupun lingkungan. Oleh
karena itu, diperlukan alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah
satunya melalui penggunaan bahan alami yang memiliki aktivitas antijamur, seperti
ekstrak daun kemangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
perendaman ekstrak daun kemangi pada dosis yang berbeda terhadap prevalensi
jamur, daya tetas telur, dan kelangsungan hidup larva ikan gurami yang terinfeksi
Saprolegnia sp. Penelitian dilaksanakan di Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air
Tawar (BPBIAT) Muntilan, Kota Magelang pada bulan April–Mei 2025. Metode
yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) terdiri atas enam perlakuan dan tiga ulangan, yaitu: A (0 mg/L), B (16,25
mg/L), C (32,5 mg/L), D (48,75 mg/L), E (65 mg/L), dan F (81,25 mg/L). Variabel
yang diamati meliputi kandungan senyawa bioaktif ekstrak, identifikasi dan
prevalensi jamur, perkembangan embrio, daya tetas telur, kelulushidupan larva,
serta kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman ekstrak daun
kemangi pada telur ikan gurami yang terinfeksi Saprolegnia sp. berpengaruh nyata
(P<0,05) terhadap prevalensi jamur, daya tetas telur dan kelangsungan hidup larva.
Perlakuan D dengan dosis 48,75 mg/L memberikan pengaruh terbaik terhadap
peningkatan daya tetas telur, sedangkan perlakuan C dengan dosis 32,5 mg/L
memberikan pengaruh terbaik terhadap kelulushidupan larva.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Dosis, gurami, jamur, kemangi, telur
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 09 Mar 2026 07:11
Last Modified: 09 Mar 2026 07:11
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46996

Actions (login required)

View Item View Item